• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Minggu, Maret 15, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Kapolda DIY : Suara Muhammadiyah Penyeimbang Wawasan Masyarakat

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
20 Februari, 2018
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
Kapolda DIY : Suara Muhammadiyah Penyeimbang Wawasan Masyarakat
Share

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah-Kepala Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta, Ahmad Dofiri menerima kunjungan pimpinan Suara Muhammadiyah pada Selasa, 20 Februari 2018. Pertemuan itu membahas beragam persoalan sekaligus merupakan audiensi Suara Muhammadiyah jelang peresmian Grha Suara Muhammadiyah.

Dofiri mengapresiasi keberadaan Majalah Suara Muhammadiyah yang telah menoreh beragam prestasi. “Membaca SM baik. Sebab di dalamnya begitu seimbang. Hablu minallah ada hablu minannas,” tuturnya. Konten Suara Muhammadiyah yang beragam memang dimaksudkan untuk membina nilai-nilai keislaman, kemuhammadiyahan, keindonesiaan.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Di tahun politik, keberadaan media yang netral sangat dibutuhkan. Terlebih, keberadaan media sosial, menurutnya, telah membuat banyak polarisasi di masyarakat. Jika tidak ada literasi media, maka akan mudah terbawa arus pendek. Kelompok inilah yang perlu disikapi. “Mereka belajar agama dengan cari praktis di media sosial,” katanya.WhatsApp Image 2018-02-20 at 13.03.55

“Muhammadiyah membangun Jogja membangun Indonesia,” ungkap Dofiri. Peran Muhammadiyah itu diminta terus dilakukan dan ditingkatkan dalam upaya memajukan bangsa, membantu pemerintah, mengayomi masyarakat.

Yogyakarta, baru-baru ini sempat menjadi sorotan karena adanya kasus penyerangan terhadap tokoh agama di sebuah gereja di Sleman. Dalam kasus itu, Pemimpin Umum Suara Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif dan ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, dianggap mampu berperan sebagai tokoh penenang situasi. “Buya panutan, perlu dicontoh atas kasus kemarin,” ujarnya. (ribas/gsh)

 

Tags: Kapolda DIYmuhammadiyahsuara muhammadiyah
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Jadi Pusat Syiar Islam Berkemajuan, GSM Akan Diresmikan Akhir Pekan ini

Jadi Pusat Syiar Islam Berkemajuan, GSM Akan Diresmikan Akhir Pekan ini

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In