• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Jumat, Maret 13, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Peserta Rakornas MPM Kunjungi Pusdiklat Pilot Project Gerakan Tani Bangkit

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
11 Mei, 2018
in Berita
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Peserta Rakornas MPM Kunjungi Pusdiklat Pilot Project Gerakan Tani Bangkit
Share

KLATEN, Suara Muhammadiyah – Peserta rapat koordinasi nasional (Rakornas) Majelis Pemberdayaan Masyarakat Pimpinan Pusat (MPM PP) Muhammadiyah dan Rembug Tani Berkemajuan, Ahad (18/3/2018), kunjungi Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Desa Gempol. Pusdiklat yang berada di Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah ini ada pilot project Gerakan Tani Bangkit.

Ketua Panitia Rakornas, Budi Nugroho mengatakan tujuan Rakornas untuk mengkonsolidasikan pengurus MPM di berbagai level pimpinan persyarikatan Muhammadiyah agar bisa berpartisipasi dan terlibat aktif dalam pemberdayaan masyarakat.  Selain itu, juga menguatkan sinergi peran organisasi di berbagai level, terutama majelis dan amal usaha menggerakkan masyarakat.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

“Tujuan lainnya menyusun masifikasi program pemberdayaan dalam rangka melakukan percepatan target capaian program Muktamar,” kata Budi.

Baca juga: Aktualisasi Al-Ma’un, Haedar Nashir Buka Rakornas dan Rembuk Tani Berkemajuan

Kunjungan belajar ke Pusdiklat Desa Gempol, kata Budi, merupakan salah satu rangkaian Rakornas dan Rembug Tani Berkemajuan. Tempat ini dipilih lantaran sebagai pelaksanaan Gerakan Tani Bangkit yang oleh Majelis Ekonomi Kewirausahaan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (MEK PDM) Klaten, dan Lazis Muhammadiyah.

Menurut rencana dalam Gerakan Tani Bangkit, Muhammadiyah melalui Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM), akan membantu dan mendampingi Gapoktan Dewi Sri Makmur Klaten. Terutama untuk memperluas lahan pertanian organik yang saat ini seluas 12 hektare dengan periode pemberdayaan selama tiga tahun (Januari 2018 hingga Desember 2020).

Sedang Ketua MEK PDM Klaten, Wahyudi Nasution mengatakan akan ada penambahan lahan yang memiliki minimal 16 hektare dan dengan melibatkan 80 orang petani. Petani yang diberdayakan akan dipinjami modal kerja dengan skema Qardhul Hasan dimana petani tidak akan dikenai bagi hasil dan angsuran, melainkan mereka diajak edukasi untuk membayar zakat pertanian setiap panen sebesar 5%. Zakat tersebut akan dipergunakan lagi untuk mengadakan pelatihan dan perluasan lahan pertanian organik di DesaGempol serta di desa dan kecamatan lainnya jika memungkinkan.

Sementara Ketua MPM PP Muhammadiyah, M Nurul Yamin mengatakan petani dampingan MPM PP yang hadir dalam agenda kunjungan belajar ini juga akan menyatakan deklarasi dengan topik ‘Jamaah Tani Muhammadiyah’. Poin yang menjadi inti dari deklarasi ini adalah petani harus menyadari dan membuat pertanian Indonesia menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Hal ini berbanding terbalik dengan kondisi nasib petani dan pertanian Indonesia yang masih jauh dari harapan.

MPM PP Muhammadiyah, kata Yamin, memberikan solusi dengan mendirikannya ‘Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) yang berkomitmen untuk menggelorakan Jihad Kedaulatan Pangan secara berjamaah. Selain itu, mendorong Gerakan Kembali Bertani untuk generasi petani masa depan yang lebih baik, melakukan usaha penyediaan pangan secara komprehensif dari hulu sampai hilir, responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bidang pertanian sebagai ciri petani berkemajuan.  “MPM PP Muhammadiyah akan meminta kepada pemerintah untuk membuat kebijakan yang pro petani dan pertanian Indonesia untuk kemakmuran dan keberdayaan petani,” kata Yamin.(humas/rizq)

Baca juga: MPM PP Muhammadiyah Wujudkan Masyarakat Inklusi Berkemajuan

Tags: MPMmuhammadiyahPetanirakornas
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Majelis Tarjih dan Tajdid Siapkan Kado Songsong Usia Seabad

Majelis Tarjih dan Tajdid Siapkan Kado Songsong Usia Seabad

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In