• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

MDMC Adakan Bincang Bencana

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
20 Mei, 2018
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
MDMC Adakan Bincang Bencana
Share

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) adakan bincang-bincang bencana bersama di Aula Gedung Muhammadiyah Jl KH Ahmad Dahlan 103 Yogyakarta, Sabtu (19/5). Menyikapi kejadian terorisme yang sedang terjadi di Indonesia belakangan ini, MDMC adakan diskusi dengan mengangkat topik pembicaraan tentang Terorisme=Bencana.

Kegiatan tersebut menghadirkan dr Ahmad Muttaqin ‘Alim SpAn EMDM selaku Divisi Diklat MDMC PP Muhammadiyah dan Budi Santoso SPsi selaku Koordinator PRBK MDMC PP Muhammadiyah sebagai pembicara. Acara yang diikuti oleh berbagi elemen persyarikatan, dibuka langsung oleh Ketua MDMC PP Muhammadiyah, Budi Setiawan ST.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Dalam diskusi tersebut, Ahmad Muttaqin mengupas sejarah terorisme, keyakinan, dan pandangan agama. Disebutkan dalam penyampaian materinya, bahwa aksi kekerasan yang pertama bisa merupakan problem personal, kedua problem ekonomi, dan ketiga problem politik. Sementara, alat yang paling mudah digunakan dan paling dekat dengan sisi emosional manusia adalah agama, maka agama digunakan untuk legitimasi dalam  melakukan tindakan kekerasan.

“Variabel ini yang selalu menjadi pemicu dan penyebab untuk dijadikan bahan kekerasan. Kenapa orang melakukan bom bunuh diri? karena dalam pandangan mereka bom bunuh diri itu termasuk jihad padahal itu sebuah pengertian beragama yang sangat salah,” jelas Ahmad Muttaqin.

Menurut Ahmad Muttaqin cara pandang mereka, pelaku teror, yaitu pemikiran yang monolitik, prespektif tunggal, hitam putih, kemudian dengan memandang semua serba instan dan tidak memiliki cara berfikir panjang serta tidak adanya analisis psikologis untuk berdakwah. (Tira)

Tags: Diskusi PublikMDMCmuhammadiyah
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Bertabayun Terhadap Informasi, Gunakan Rasionalitas

Haedar Nashir: Jangan Mudah Menjudge Orang Karena Kekeliruan Tertentu

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In