• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Haedar Nashir: Penyebab Bencana Tidak Mutlak Karena Kemaksiatan!

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
21 Desember, 2018
in Berita
Reading Time: 2 mins read
A A
5
Haedar Nashir: Penyebab Bencana Tidak Mutlak Karena Kemaksiatan!
Share

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah-Sesuai dengan bentang alam, Indonesia harus menerima kodrat menjadi negara yang paling rawan terhadap bencana di dunia berdasar data yang dikeluarkan oleh Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Strategi Internasional Pengurangan Risiko Bencana (UN-ISDR).

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menyatakan bahwa Indonesia sudah seharusnya meningkatkan mitigasi bencana. “Dalam menyikapi bencana, masyarakat harus memiliki keilmuan dan pengetahuan yang cukup untuk meminimalisir dampak bencana,” tuturnya.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Haedar mengingatkan untuk tidak melakukan penghakiman, bahwa semua bencana dikarenakan oleh sebab maksiat. Hal itu justru sangat melukai perasaan para korban yang terkena dampak bencana. “Fenomena gempa bumi yang terjadi di berbagai belahan daerah Indonesia, tidak harus ditanggapi dengan pemahaman bahwa penyebab mutlak karena ulah kemaksiatan manusia,” ungkapnya.

Maksiat tidak bisa dijadikan sebagai satu-satunya penyebab bencana. Menurut Haedar, ada dua penyebab fenomena alam itu, pertama, memang karena keadaan alam yang mengharuskan terjadinya pergerakan yang tidak seperti biasanya. Kedua, karena perbuatan manusia. Namun demikian, kedua-duanya tidak terlepas dari sunnatullah.

Terkait dengan runtutan bencana alam yang terjadi, kata Haedar, harusnya menjadi momentum untuk menumbuhkan empati, kebersatuan dan kepekaan atas dasar kemanusiaan. “Bukan melakukan penghakiman sepihak, mengeluarkan statement yang semakin membuat gaduh. Dengan menyimpulkan sebab tunggal dari bencana yang terjadi adalah dari kemaksiatan manusia di daerah yang terdampak bencana tersebut,” katanya.

Oleh karena itu, Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, sudah semestinya memiliki panduan kebencanaan dalam perspektif Islam. Dalam hal ini, Muhammadiyah telah merumuskan Fikih Kebencanaan. “Sebagai negara yang mayoritas penduduknya adalah muslim, maka diperlukan adanya panduan kebencanaan, maka Muhammadiyah melalui Majelis Tarjih telah merumuskan fikih kebencanaan,” pungkas Haedar Nashir.

Panduan Fikih Kebencanaan itu memberi perspektif bahwa bencana juga bagian dari kasih sayang Allah. Ketika terjadi bencana, manusia harus menerima dengan ridha disertai upaya untuk bangkit kembali. Manusia memang tidak mampu menolak takdir bencana, tetapi bisa untuk meminimalisir dampaknya. Dengan bekal pengetahuan, manusia bisa melakukan mitigasi dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana. (ribas)

Baca juga:

Kita Diuji Bencana, Malah Sibuk Menafsir Bencana

Fikih Kebencanaan

Majelis Tabligh: Husnudhann Terhadap Peristiwa Alam dan Kebencanaan

Tags: bencanaHaedar Nashirmaksiatmuhammadiyah
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Bintang dari Argasoka, Mengenang Watik Pratiknya

Bintang dari Argasoka, Mengenang Watik Pratiknya

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In