• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Haedar Nashir: Agama Harus Menerangi Kehidupan

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
24 April, 2020
in Berita
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Share

Suara Muhammadiyah-Dalam program Ramadhan di rumah yang disiarakan langsung tvMu Haedar Nashir menyampaikan, Islam adalah agama yang menyeluruh (sempurna). Ia juga merupakan agama wahyu yang mengandung banyak khazanah ilmu pengetahuan dan pedoman bagi kehidupan manusia. “Jadi agama Islam adalah agama yang diturunkan oleh Allah Swt untuk umat akhir zaman, tertulis di dalam al-Qur’an dan dibawa oleh nabi Muhammad SAW dalam bentuk sunnahnya, yang mengandung perintah dan larangan serta petunjuk untuk kebahagiaan umat manusia,” ungkapnya

Sekarang bagaimana kita memahami Islam sebagai agama yang mencerahkan. Kata ‘at-tanwir’ diambil dari kata ‘nuur’ yang berarti cahaya. Kata pencerahan (at-tanwir) bukan semata-mata hanyalah istilah teknis, namun juga memiliki makna yang mendalam. Sebagaimana Allah isyaratkan bahwa terdapat 43 kata nuur di dalam al-Qur’an.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Adapun makna ‘nuur’ yang pertama adalah, nuur sebagai cahaya atau materi cahaya. Dalam QS. Yunis ayat 5 Allah Swt berfirman, “Bahwa Allah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan itu bercahaya”. Menurut para ahli, cahaya sebagai materi dan bukan sebagai gelombang elektromagnetik yang kasat mata. Dari situlah kemudian melahirkan berbagai macam teori seperti optik, mekanika, dan lain sebagainya. “Dari ciptaan Allah yang bernama cahaya lahirlah ilmu, kemudian dengan ilmu itulah kehidupan tercerahkan,” ujar Haedar pada Jum’at, 24 April 2020.

Haedar menjelaskan, matahari sebagai benda yang melahirkan cahaya dipakai sebagai lambang Muhammadiyah. Artinya, melalui Muhammadiyah kita ingin Islam dipahami dan diamalkan sehingga dapat menerangi kehidupan layaknya matahari yang menyinari semesta.  

Kedua, Islam sebagai agama ilmu. Islam sebagai agama pencerahan juga mengandung dimensi yang bersifat keilmuan. Allah berfirman “Wahai manusia, sesungguhnya telah sampai kepadamu bukti kebenaran dari Tuhanmu dan telah kami turunkan kepadamu cahaya yang terang benderang” (QS An-Nisa: 174). Islam telah memberikan khazanah kepada ilmu sehingga mampu mencerahkan kehidupan. “Dengan ilmu kita mampu memahami dan menjelaskan segala sesuatu,” tutupnya. (diko)

Tags: Haedar Nashirmuhammadiyah
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Puasa, Covid-19, dan Pembiasaan Baik

Puasa, Covid-19, dan Pembiasaan Baik

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In