• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Muhammadiyah Kecam Pembakaran Al-Qur’an di Norwegia-Swedia

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
1 September, 2020
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
Share

YOGYAKARTA. Serangkaian demonstrasi anti muslim yang berujung kerusuhan dan bahkan pembakaran kitab suci Al-Qur’an terjadi di Swedia dan Norwegia akhir pekan kemarin. Aksi ini disebut karena meningkatnya sentimen anti imigran asal Timur Tengah.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengecam keras tindakan pembakaran Al-Quran dan penghinaan kepada Nabi Muhammad yang dilakukan kelompok orang yang menamakan diri Stop Islamization of Norway (SIAN) di dekat parlemen Norwegia pada Sabtu (29/8). Sementara dalam demo di Swedia, Al-Qur’an dirobek dan diludahi salah seorang demonstran.

“Aksi demonstrasi anti-Islam di Norwegia yang berakhir ricuh itu menunjukkan sikap Islamofobia yang sangat buruk di era modern yang semestinya menjunjung tinggi perbedaan agama, ras, suku bangsa, dan golongan apapun,” kata Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir pada Selasa (1/9).

Hal ini terlihat ironi. Apalagi aksi tersebut dilakukan di negara yang dikenal paling toleran. Terlebih, Swedia merupakan negara asal Alfred Nobel yang memberikan penghargaan kepada pihak yang berkontribusi menjaga perdamaian.

PP Muhammadiyah menghargai negara-negara Islam dan pihak lain yang menyampaikan protes atas tindakan anarkis tersebut. “Meski begitu, Muhammadiyah mengimbau agar umat Muslim tidak terpancing dan menjunjung tinggi perdamaian,” ujar Haedar Nashir.

Muhammadiyah menghimbau dan mengajak kepada masyarakat muslim di dunia Islam, khususnya di Indonesia agar tetap tenang dan dewasa dalam menyikapi peristiwa di Norwegia itu secara damai, proporsional, dan elegan. Seraya menghindari reaksi berlebihan dan tindakan yang tidak mencerminkan karakter Islam yang menjunjung tinggi perdamaian dan misi rahmatan lil-‘alamin. (ppm/rbs)

Tags: Haedar Nashirmuhammadiyahpembakaran Al-Qur'an
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Pendaftaran UMP

UMP Buka Pendaftaran Gelombang 4 Jalur UTBK dan SMART

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In