• Disclaimer
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
Jumat, April 3, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Haedar Nashir Sampaikan Apresiasi kepada Penulis SM

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
30 Desember, 2020
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
Share

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pada Rabu, 30 Desember 2020, Suara Muhammadiyah menyelenggarakan agenda proyeksi serta apresiasi kepada penulis, kontributor, dan amal usaha yang telah memberikan kontribusi besar untuk media Islam tertua ini. Haedar Nashir, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dalam sambutannya menyampaiakan bahwa sudah semestinya Suara Muhammadiyah (SM) memberikan ruang dan penghargaan kepada para penulisnya.

Suara Muhammadiyah merupakan majalah Islam tertua di Indonesia yang didirikan oleh KH. Ahmad Dahlan bersama generasi awal penggerak Persyarikatan Muhammadiyah. Media ini dibentuk untuk memberikan berbagai macam informasi sekaligus pemikiran serta berita resmi Muhammadiyah. Bergerak untuk berkontribusi pada dunia literasi. Mengajak masyarakat untuk cinta pada kegiatan membaca demi terbentuknya pemikiran yang maju dan mencerahkan.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

“Artinya bahwa Suara Muhammadiyah telah memberikan sumbangan besar. Bukan hanya untuk persyarikatan Muhammadiyah sebagai media resmi organisasi, tapi juga telah memberikan kontribusi gerakan literasi kepada masyarakat luas,” ujar Haedar Nashir.

Dalam perkembangan yang cukup panjang dan terus betumbuh menjadi media besar, Haedar berharap media Suara Muhammadiyah mendapatkan tempat di hati masyarakat luas, terkhusus bagi kaum milenial. Pada konteks inilah peran penulis menjadi sangat penting, baik tulisan yang berkaitan dengan rubrik persyarikatan, maupun juga wawasan kebangsaan, keislaman, dan global. Semuanya harus menjadi bagian yang integral dari majalah Suara Muhammadiyah.

“Para penulis mempunyai peran penting, karena dari merekalah Suara Muhammadiyah menjadi besar. Dengan keragaman latar belakang dan wawasan pemikirannya, para penulis telah memberi warna pada majalah Suara Muhammadiyah,” ungkapnya. (diko)

 

Tags: Haedar Nashirmuhammadiyahsuara muhammadiyah
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post

Muhammadiyah: Pemerintah Harus Tegas Kepada Semua yang Tidak Tertib, Jangan Hanya kepada FPI

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In