• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Muhammadiyah dan Aisyiyah Kembali Songsong Muktamar yang Tertunda

admin by admin
28 Agustus, 2021
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
Share

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah – Kabar gembira bagi seluruh warga persyarikatan. Setelah hampir dua tahun Muhammadiyah memfokuskan diri untuk menghadapi pandemi Covid-19. Akhirnya Muhammadiyah dan Aisyiyah kembali berkomitmen untuk menyelenggarakan muktamar yang sempat tertunda. Haedar Nashir, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam refleksi HUT RI ke-76 yang disiarkan secara langsung oleh TVMu menyampaikan bahwa Muhammadiyah akan kembali menggelorakan syiar Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48 di Solo (28/8).

Haedar berpesan bahwa dalam penyelenggaraan Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48 di Solo haruslah realistis. Dengan kata lain harus menyesuaikan situasi serta kondisi yang terjadi. Muktamar dapat dilaksanakan secara offline atau pun online.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Walaupun secara pelaksanaan (offline atau online) belum ditentukan, Pimpinan Pusat Muhammadiyah akan terus berupaya untuk menyelenggarakan Muktamar yang akan dilangsungkan pada akhir tahun 2022 itu dengan penuh kegembiraan bagi seluruh warga persyarikatan. “Dalam pelaksanaan Muktamar pasca pandemi, kita tidak bisa menggunakan standar-standar normal. Tentuk aka nada banyak penyesuaian di dalam pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48 di Surakarta nantinya,” ujar Haedar.

Ia menambahkan, adapun tema Muktamar yang diusung adalah “Memajukan Indonesia, Mencerahkan Semesta”. Tema ini memiliki kaitan erat dengan jiwa, alam pikiran, serta langkah-langkah Muhammadiyah yang berpijak pada nilai-nilai Islam berkemajuan. “Sejatinya jiwa dan karakter Islam itu berkemajuan. Bukan berkemunduran. Bahkan Nabi Muhammad SAW sendiri telah mempelopori karakter berkemajuan dalam setiap ucapan dan perbuatannya,” jelasnya. (diko)

Tags: muhammadiyahMuktamar Muhammadiyah 48soloUMS
admin

admin

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post

Muhammadiyah Aceh Terima Wakaf Bangunan untuk Rumah Tahfiz Al-Quran

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In