• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Kongres Sejarawan sebagai Upaya Menghidupkan Historiografi Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
27 November, 2021
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
Share

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah– Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah menyelenggarakan Kongres Sejarawan Muhammadiyah 2021 pada tanggal 27 hingga 28 November 2021. Kegiatan ini dilakukan secara bauran dan luring terbatas di Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta.

Kongres Sejarawan Muhammadiyah 2021 terdiri dari rangkaian acara penyampaian pidato kunci oleh Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., paparan 20 pembicara dalam 6 sesi panel, paparan 34 pembicara dalam 4 sesi paralel.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

“Tujuan kongres Muhammadiyah adalah ingin merayakan penulisan sejarah (historiografi) Muhammadiyah yang berusia 50 tahun dan membangun ekosistem sejarawan di internal Muhammadiyah sekaligus menginstal kesadaran historis yang begitu penting bagi Muhammadiyah yang telah menginjak 109 tahun,” tutur Ghifari Yuristiadhi Masyhari Makhasi, selaku Ketua Panitia.

Dari tema panel yang dipilih, kongres ini ingin memetakan kajian historiografi Muhammadiyah selama ini, memetakan lokasi arsip-arsip untuk penelitian sejarah Muhammadiyah, mewacanakan pahlawan nasional berikutnya dari Muhammadiyah, mendorong hadirnya program studi Ilmu Sejarah/Sejarah Islam di salah satu perguruan tinggi Muhammadiyah (PTM). Saat ini Muhammadiyah baru memiliki 4 PTM dengan program studi pendidikan sejarah.

Ghifari menambahkan, kongres ini mempunyai target dibentuknya Forum Sejarawan Muhammadiyah yang akan menjadi ruang silaturrahmi dan dialektika para sejarawan dan peneliti sejarah Muhammadiyah. Forum ini akan diwadahi dalam Jurnal Sejarah Muhammadiyah yang dikelola oleh Universitas Ahmad Dahlan dan Museum Muhammadiyah yang ke depannya juga akan mengembangkan pusat arsip dan record center Muhammadiyah. “Jurnal tersebut juga akan dilauching dalam kongres ini,” imbuhnya.

Kongres ini juga akan memberikan life achievement awards kepada 5 sejarawan dan peneliti Muhammadiyah yakni Prof. Dr. Mitsuo Nakamura, (alm) Prof. Dr. Kuntowijoyo, (alm) Drs. Ahmad Adaby Darban, S.U., (alm) Dr. Suwarno, M.Si., dan (alm) MT. Arifin yang telah mendedikasikan hidupnya mengkaji sejarah Muhammadiyah dengan berbagai pendekatan. (ed:rbs)

Kongres Sejarawan sebagai Upaya Menghidupkan Historiografi Muhammadiyah

Tags: Historiografi MuhammadiyahKongres Sejarawan Muhammadiyahmuhammadiyah
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Raqib

Ar–Raqib, Yang Maha Mengawasi

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In