• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Pesan Haedar Nashir di Pengukuhan Guru Besar Unair

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
2 September, 2022
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
Pesan Haedar Nashir di Pengukuhan Guru Besar Unair
Share

SURABAYA. Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Dr Haedar Nashir memenuhi undangan untuk menghadiri Sidang Universitas dengan acara Pengukuhan Guru Besar Universitas Airlangga Surabaya, (31/8/2022). Haedar menyampaikan tahniah atas kehadiran guru besar baru yang diharapkan berkonstribusi lebih besar di bidangnya masing-masing.

Haedar Nashir memberi pesan kepada civitas akademika perguruan tinggi supaya menghayati peran sebagai ilmuwan yang memahami situasi dan dinamika masyarakat. Belakangan, perguruan tinggi disorot karena para guru besarnya dinilai berumah di menara tinggi hingga kasus moral yang menjerat para oknumnya. Haedar mengapresiasi Unair yang punya motto: excellence with morality.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Menurutnya, institusi pendidikan tinggi harus menjadi tonggak moral dan keadaban publik. Sebab banyak persoalan di masyarakat dalam kehidupan berbangsa, termasuk di bidang politik, bermula karena luhurnya nilai-nilai moral. “Jika diperhatikan akar masalah di negeri ini lebih disebabkan hilangnya moral,” tutur Haedar.

Haedar juga berpesan supaya pendidikan tinggi menjadi pusat tradisi keilmuan di masyarakat. Menurutnya, kampus semestinya menjadi penopang dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul. Saat ini, indeks pembangunan manusia Indonesia masih berada di peringkat enam dalam regional ASEAN.

Pada akhirnya, jika lembaga pendidikan tinggi sudah mampu menempatkan diri sebagai pusat moral, dan pusat tradisi pengetahuan di masyarakat, maka besar kemungkinan lembaga pendidikan tinggi tersebut akan mampu menjadi kekuatan penggerak ke arah yang lebih unggul.

Dalam kesempatan itu, Unair mengukuhkan empat guru besar: Prof Dr Muhammad Madyan SE MSi MFin; Prof M Miftahussurur, dr MKes SpPD-KGEH PhD FINASIM; Prof Dr Rudi Purwono SE MSE; dan Prof Dr Anang Endaryanto, dr SpAK. “Saya berharap guru besar bisa berkontribusi pada pemecahan masalah, tidak hanya secara fundamental. Tapi juga dari akar persoalan,” tutur Rektor Unair Prof Dr Mohammad Nasih SE MT Ak. (Ribas)

Tags: Guru BesarHaedar NashirmuhammadiyahUnair
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
iman

Konsekuensi Iman

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In