• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Kepemimpinan Aisyiyah Bergerak Kolektif Hadapi Permasalahan Bangsa

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
19 Mei, 2023
in Berita
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kepemimpinan Aisyiyah Bergerak Kolektif Hadapi Permasalahan Bangsa
Share

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Pusat Aisyiyah menyelenggarakan kegiatan resepsi Milad ke-106 tahun. Kegiatan tersebut dilaksanakan bertempat di Amphitarium Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, Jumat (19/5). Resepsi Milad Aisyiyah kali ini, mengusung tema “Kepemimpinan Perempuan Mencerahkan Peradaban Bangsa”.

Turut hadir, Ketua Umum PP Aisyiyah, Dr apt Salmah Orbayinah, MKes, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Dr KH Haedar Nashir, MSi, Rektor UAD Yogyakarta, Dr H Muchlas, MT, seluruh Pimpinan Aisyiyah dari seluruh Indonesia yang hadir secara offline maupun online (daring), dan beberapa tamu undangan lainnya.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Dalam pidatonya, Salmah mengatakan bahwa kehadiran Aisyiyah sebagai gerakan perempuan Islam dan komponen strategis Persyarikatan Muhammadiyah telah memasuki di abad kedua. Kehadiran Aisyiyah sejak 19 Mei 1917 sampai sekarang, tetap menegang teguh dan berfokus berdakwah pada gerakan jamaah perempuan di akar rumput.

“Kelahiran Aisyiyah merupakan bagian yang tidak bisa terpisahkan dari gerakan Muhammadiyah yang basisnya adalah gerakan jamaah perempuan. Aisyiyah hadir sebagai gerakan perempuan yang berkemajuan,” ujarnya.

Gerak dakwah Aisyiyah sedemikian rupa mesti ditopang dengan kehadiran pemimpin. Aisyiyah mendorong kaum perempuan untuk menjalankan roda kepemimpinan yang bersifat ideologis, transformatif, dan responsif. Itu penting dihadirkan, sehingga dapat menyelesaikan persoalan-persoalan yang membelenggu kehidupan bangsa, negara, dan masyarakat semesta.

“Pada momentum milad ini, Aisyiyah bermaksud meneguhkan dan mendorong kepemimpinan perempuan untuk membangun peradaban bangsa secara kolektif,” tuturnya.

Menjalankan kepemimpinan itu sangat berat. Tetapi, jauh akan mudah manakala disertai dengan jiwa bersih dan ikhlas. Pada saat bersamaan, harus menanamkan nilai-nilai moralitas seperti kejujuran dan amanah. Kedua variabel ini amat fundamental di dalam menjalankan kepemimpinan. Lebih-lebih kepemimpinan Aisyiyah di abad kedua ini.

Seturut dengan hal tersebut, manakala kepemimpinan Aisyiyah dari pusat sampai ranting, majelis, lembaga, dan amal usaha dilaksanakan tanpa nilai amanah, maka hanya akan berjalan di tempat. Bahkan boleh jadi mengalami kemunduran. Sebab spirit dari Aisyiyah adalah pemimpin yang betul-betul berjiwa amanah dan menggerakkan. Itulah salah satu bagian perwujudan mencerahkan peradaban bangsa.

“Amanah kepemimpinan ini sangat penting. Jika amanah kepemimpinan ini ditunaikan dengan baik, penuh tanggung jawab dan dilaksanakan dengan kesungguhan, maka akan membawa keberhasilan bagi  dakwah pencerahan Aisyiyah. Dan juga bagi orang-orang yang dipimpinnya. Itulah pemimpin yang menggerakkan,” katanya.

Selain amanah, seorang pemimpin seyogianya bersikap lemah lembut, rendah hati, mengendalikan amarah, pemaaf, memohon ampun yang memusuhi, bermusyawarah, bertekad bulat melaksanakan hasil musyawarah. Sehingga puncaknya adalah dengan bertawakal kepada Allah. Semua kriteria seorang pemimpin agaknya sangat berat. Akan tetapi, bilamana kepemimpinan dilaksanakan secara ikhlas, maka akan jauh lebih mudah dan ringan.

“Kepemimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah bersifat kolektif-kolegial. Maka dengann rahmat dan pertolongan Allah, pengkhidmatan di Aisyiyah ini akan menjadi ringan untuk dijalankan,” tuturnya.

Dosen Program Studi Farmasi dan Pendidikan Profesi Apoteker FKIK UMY ini menuturkan kebertahanan Aisyiyah di abad 2, niscaya dihadapi dengan sederet permasalahan bangsa yang makin kompleks. Permasalahan keumatan, kebangsaan, dan kemanusiaan harus menjadi perhatian saksama bagi seluruh pimpinan Aisyiyah. Aneka permasalahan itu meliputi kemiskinan, kesejahteraan sosial, ketahanan keluarga, korupsi, konflik kekerasan pada anak, pendidikan, kesehatan, dan masih banyak lagi.

“Aisyiyah sudah saatnya hadir ikut ambil bagian bersama pemerintah menyelesaikan berbagai macam permasalahan tersebut. Untuk dapat berperan menyelesaikan berbagai permasalahan ini, tentu dibutuhkan pemimpin yang kuat, semangat, penuh komitmen, tanggung jawab, amanah, berintegritas, dan mempunyai solidaritas yang tinggi. Dibutuhkan para pemimpin Aisyiyah yang paham akan prinsip, ideologi, visi-misi, dan cita-cita Aisyiyah dan Muhammadiyah,” tandasnya. (Cris)

Tags: kepemimpinanMilad Aisyiyahmuhammadiyah
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Raih Suara Terbanyak, Akhwan Hamid Pimpin PCM Krembangan 

Raih Suara Terbanyak, Akhwan Hamid Pimpin PCM Krembangan 

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In