PAPUA SELATAN, Suara Muhammadiyah — Ratusan jamaah memadati Masjid Al-Hikmah yang berlokasi di Jl. Raya Mandala, Kompleks Masjid Al-Hikmah, Kelurahan Bambu Pemali, Kecamatan Merauke, Kabupaten Merauke, 11 Maret 2016. Dalam kegiatan Kajian Subuh yang diselenggarakan pada Rabu pagi. Kajian tersebut disampaikan oleh Ketua Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muchamad Arifin, dalam rangkaian kegiatan Rihlah Dakwah LDK PP Muhammadiyah di wilayah Merauke.
Dalam tausiyahnya, Muchamad Arifin mengajak para jamaah untuk menumbuhkan kesadaran bahwa setiap manusia senantiasa berada dalam pengawasan Allah SWT. Ia mengutip firman Allah dalam Al-Qur’an surat Ali Imran ayat 5 yang menegaskan bahwa tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi dari pengetahuan Allah, baik di bumi maupun di langit.
Menurutnya, meskipun ayat tersebut tidak panjang, namun memiliki makna yang sangat mendalam apabila benar-benar dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Kesadaran bahwa Allah Maha Mengetahui segala sesuatu akan membentuk pribadi yang lebih berhati-hati dalam menjalani kehidupan.
“Ketika seseorang menyadari bahwa seluruh gerak kehidupannya berada dalam pengawasan Allah, maka ia akan lebih berhati-hati dalam bertindak, menjaga perkataan, serta berusaha mengisi hidup dengan amal-amal kebaikan,” ujarnya di hadapan para jamaah.
Dalam penjelasannya, ia juga mengilustrasikan bahwa manusia saat ini mengenal teknologi CCTV sebagai alat pemantau aktivitas. Namun, pengawasan Allah jauh lebih sempurna dan tidak mungkin keliru. Allah menugaskan dua malaikat, yaitu Malaikat Raqib dan Malaikat Atid, yang mencatat setiap amal perbuatan manusia dengan sangat teliti.
“Jika hari ini kita mengenal CCTV buatan manusia, maka sesungguhnya Allah memiliki ‘pengawasan’ yang jauh lebih akurat. Malaikat Raqib dan Atid mencatat setiap perkataan dan perbuatan kita. Catatan itu kelak akan diperlihatkan ketika manusia menghadapi pengadilan Allah di hari kemudian,” jelasnya.
Melalui kajian tersebut, Ustaz Arifin mengajak jamaah untuk menjadikan kesadaran diawasi oleh Allah sebagai kekuatan moral dan spiritual dalam kehidupan, sehingga setiap Muslim mampu menjaga diri dari perbuatan dosa sekaligus memperbanyak amal kebajikan.
Kegiatan Kajian Subuh ini merupakan bagian dari rangkaian Rihlah Dakwah LDK PP Muhammadiyah yang bertujuan memperkuat pembinaan keagamaan masyarakat sekaligus menghadirkan dakwah Muhammadiyah yang mencerahkan hingga ke wilayah timur Indonesia.
