• Tentang SM
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Senin, Januari 12, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Prof Yunahar: Pendidikan Spritualitas Harus Pas

admin by admin
30 Januari, 2016
in Berita, Dinamika persyarikatan
Reading Time: 1 min read
A A
0
Prof Yunahar: Pendidikan Spritualitas Harus Pas
Share

SURABAYA,- Pendidikan Spritualitas harus pas, jika tidak hasilnya dapat memalukan si pendidik. Hal ini disampaikan oleh Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof Dr Yunahar Ilyas MAg dalam Sarasehan “ Peran Kelembagaan Dalam Mempersiapkan Generasi Emas” di Universitas Muhammadiyah Surabaya, Jumat malam (29 Januari 2016).

Saresahan merupkan kegiatan awal Rapat Kerja Tingkat Pusat yang diselenggarakan Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah di Surabaya.  Selain Prof Yunahar Ilyas berbicara dalam Sarasehan ini Gubernur Jawa Timur Dr Soekarwo dan Ketua PP ‘Aisyiyah Dra Siti Aisyah.

Baca Juga

Peserta Rakernas Majelis Diktilitbang Nikmati Keindahan Wisata Malam Kalimas

Berikut Daftar Tempat Shalat Idul Fitri 1444 H Muhammadiyah Surabaya

Menurut Yunahar, pendidikan spritual harus pas materinya  dan juga pas metodenya.  Jika tidak, hasilnya tidak seperti yang diingini pendidiknya. Bahkan dapat mempermalukan  si pendidik tersebut.

Ia contohkan, ada seorang ayah yang berusaha mendidik anaknya dengan mendampingi anaknya ketika menonton televisi. Ketika melihat perempuan pakai jilbab si ayah bilang baik, sebaliknya ketika melhat perempuan tidak berjilbab si ayah bilang jelek.

Rupanya nilai baik dan jelek dalam berjilbab ini sudah masuk pada diri anak. Ketika bibinya datang tanpa memakai jilbab, si anak bilang jelek. Demikian juga ketika diajak ke bank, ketika melihat pegawai bank tidak memakai jilbab si anak bilang jelek. Meski penanaman moralitasnya berhasil, tetapi si ayah malu juga karena si anak mengatakan jelek kepada semua perempuan yang tidak berjilbab. (le/gsh).

Tags: featuredMAJELIS TARJIH DAN TAJDID PP MUHAMMADIYAHProf. Yunahar IlyasRAKER TARJIHSARASEHAN GENERASI EMASSurabayaUNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA
admin

admin

Related Posts

Peserta Rakernas Majelis Diktilitbang Nikmati Keindahan Wisata Malam Kalimas
Berita

Peserta Rakernas Majelis Diktilitbang Nikmati Keindahan Wisata Malam Kalimas

4 Mei, 2023
Shalat Idul Fitri 1444 H Muhammadiyah Surabaya
Berita

Berikut Daftar Tempat Shalat Idul Fitri 1444 H Muhammadiyah Surabaya

17 April, 2023
Suarakan Keadilan Sosial-Ekologis, KHM Lakukan Aksi Serentak
Berita

Suarakan Keadilan Sosial-Ekologis, KHM Lakukan Aksi Serentak

16 November, 2022
Next Post
Ketua PP Aisyiyah: Anak Harus Diajar Bilang Tidak

Ketua PP Aisyiyah: Anak Harus Diajar Bilang Tidak

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In