SLAWI, Suara Muhammadiyah – Majelis Ekonomi dan BTM Artha Surya adakan seminar ekonomi dengan tema, “Menyatukan Potensi Ekonomi Muhammadiyah Kabupaten Tegal untuk Mewujudkan Pilar Ketiga Muhammadiyah“. Kegiatan yang di ikuti oleh 300 peserta, terdiri dari Pimpinan Ortom Muhammadiyah, Pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah di berbagai Sektor Ekonomi, Pendidikan dan Kesehatan serta penggerak ekonomi Muhammadiyah. Kegiatan ini diselenggarakan di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kab Tegal, pada 31 Januari 2016 lalu.
Menurut Direktur BTM Artha Surya Kab. Tegal, Iwan Tahtazani, S.Psi, menjelaskan bahwa, menjelang musyawarah daerah ke-7 pada bulan maret kedepan, Muhammadiyah kab.Tegal kini telah memiliki banyak sekali amal usaha yang telah tumbuh dan berkembang di beberapa ranting dan cabang. Dengan adanya Organisasi yang solid antara Aisyiyah, Nasiatul Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Ikatan Pelajar muhammadiyah, Hisbul Wathon, Tapak Suci dan lainya.
Muhammadiyah sebagai gerakan amar ma’ruf nahi mungkar yang telah melewati satu abad, bahkan melebihi usia negri ini. Muhammadiyah telah banyak membantu negeri ini dengan berbagai langkah dan kerja nyata. Muhammadiyah Kab. Tegal berkembang di berbagai bidang misalnya, bidang pendidikan yang memiliki AUM mulai dari TK/MI/SD/SMP/MTs/SMA/SMK/MA dan Ponpes Muhammadiyah. Sedangkan di bidang kesehatan memiliki Rumah Sakit, serta Rumah Bersalin, sementara di bidang ekonomi, ada BTM Artha Surya terus mengembangkan di berbagai cabang.
Iwan Tahtazani yang juga selaku ketua panitia berharap, Pimpinan AUM bisa bersama-sama membesarkan BTM yang Insya Allah kedepan akan menjadi yang terbaik untuk Muhammadiyah, “Dari Muhammadiyah untuk Muhammadiyah” dan tindak lanjut dari kegiatan seminar ini adalah akan dibentuk JSM Tegal (Jaringan Saudagar Muhammadiyah Tegal).
Ketua PDM Kab Tegal, Ustad H Tri Jazuli dalam sambutannya menambahkan, “Potensi Ekonomi Muhammadiyah Kab. Tegal untuk mewujudkan pilar ketiga perlu terapkan yaitu pemberdayaan kader persyarikatan, sinegisitas menjaring kerjasama dengan para penggerak ekonomi, serta menjaring silaturahim dengan stekholder. Harapan kami semoga acara seminar ini bisa mencerahkan dan menyehatkan sistem perekonomian umat.”
Sedangkan menurut narasumber, Drs H Achmad Sakowi, ME., menjelaskan bahwa, “Muhammadiyah sebagai organisasi yang kaya diberbagai bidang khususnya di bidang Pendidikan, Kesehatan dan Ekonomi. Masalah Ekonomi berhubungan dengan kemakmuran dan kesejahteraan, keduanya harus berkesinambungan untuk menciptakan Sumber Daya Manusia yang hebat, modal akill, akhlaq dan network telah digarap dengan baik di Muhammadiyah”.
Lebih lanjut Achmad Sakowi mengatakan, untuk mewujudkan perekonomian yang hebat, Muhammadiyah harus siap berkomitmen dengan pilar ke Tiga yaitu dibidang Pendidikan, Kesehatan dan Ekonomi. Pilar 1 (satu) yakni bidang pendidikan, dalam perjalanannya telah banyak sekolah-sekolah Muhammadiyah didirikan, mulai dari TK/ABA/MI/SD/MI/SMP/MTs/SMA/SMK/MA hingga Perguruan Tinggi Muhammadiyah. Mulai di tengah kota hingga ke pelosok negeri, ribuan sekolah Muhammadiyah berhasil membantu negeri dalam mencerdaskan anak bangsa. Pilar 2 (dua) dibidang kesehatan, sejak didirikanya PKU Muhammadiyah berperan sebagai penolong kesengsaraan umat yang dirintis KH Ahmad Dahlan bersama pengurusnya pada masa itu, telah banyak Rumah sakit, Klinik dan Rumah Bersalin yang didirikan oleh Muhammadiyah baik yang berskala kecil maupun bersekala besar. Pilar 3 (tiga) bidang ekonomi, Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK) PP Muhammadiyah berkomitmen dalam mengembangkan ekonomi sebagai kekuatan pilar ketiga Muhammadiyah. Dimana selama ini Muhammadiyah hanya mampu mengembangkan dua pilar yakni pendidikan dan kesehatan sementara pilar ekonomi yang mampu mensejahterakan umat minim tersentuh. (Hendra Apriyadi-Ed. Nisa)






