• Tentang SM
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Kamis, Maret 12, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Haedar Nashir: Muhammadiyah Ibarat Ibu Kandung Republik Ini

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
14 Maret, 2016
in Berita, Dinamika persyarikatan
Reading Time: 1 min read
A A
0
Haedar Nashir: Muhammadiyah Ibarat Ibu Kandung Republik Ini
Share

Sorong–Muhammadiyah sejak berdirinya hingga saat sekarang, tidak ubahnya seperti ibu Kandung bagi Republik ini. Sebagaimana adagium menyebutkan “Bahwa seorang ibu kandung tidak akan pernah meminta balasan dari anaknya. Begitulah hakikatnya Muhammadiyah bagi republik ini, dimana kehadirannya selalu ingin memberi dan tidak pernah mau meminta”. Demikian ungkapan Dr. Haedar Nashir saat memberikan sambutan dalam acara pelantikan Rektor Universitas Muhammadiyah Sorong dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Papua Barat (3/14).

Kenapa dikatakan seperti ibu kandung? Karena sejak awal berdiri republik ini, tidak sedikit tokoh-tokoh Muhammadiyah yang berperan dalam proses pembentukannya. Sebut saja Kasman Singodimedjo, Ki Bagus Hadikusumo, Jendral Sudirman dan banyak lainnya. Tidak hanya tokoh-tokohnya yang berperan, Muhammadiyah pun, menyumbangkan amal usaha pendidikan dan kesehatannya, untuk mengisi sumber daya republik ini”, tutur Haedar.

Baca Juga

Lazismu Danurejan Salurkan Bantuan untuk Guru KB Al Amna

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Namun, tambah Haedar, Muhammadiyah tidak pernah menuntut dan meminta balas jasa atas peran yang diberikannya. Hanya saja, kadang pemerintah lupa dengan kondisi yang seperti ini.

Senada dengan itu Walikota Sorong, Papua Barat, mengamini pandangan tersebut. Menurutnya, hampir separuh sumber daya pemerintahan di Papua Barat, adalah alumni UM Sorong. “Harus kita akui, UM Sorong memiliki peran besar bagi Papua Barat. Sebab separuh SDM pemeritahan Papua Barat, diisi oleh orang yang pernah belajar di UM Sorong,” tuturnya. (dn)

Tags: featuredmuhammadiyahpendidikansorongUM Sorong
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Lazismu Danurejan Salurkan Bantuan untuk Guru KB Al Amna
Berita

Lazismu Danurejan Salurkan Bantuan untuk Guru KB Al Amna

11 Maret, 2026
Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Next Post
Hajriyanto Y Thohari: Muhammadiyah Berkemajuan Tidak Memandang Jumlah

Hajriyanto Y Thohari: Muhammadiyah Berkemajuan Tidak Memandang Jumlah

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In