• Tentang SM
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Kamis, Maret 12, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Godok Ranperda Tuberculosis, DPRD Wajo Konsultasi ke Aisyiyah Sulsel

by
13 Juni, 2016
in Dinamika persyarikatan
Reading Time: 1 min read
A A
0
Godok Ranperda Tuberculosis, DPRD Wajo Konsultasi ke Aisyiyah Sulsel
Share

MAKASSAR- Dalam rangka penguatan referensi dari aspek regulasi dan substansi pengajuan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) inisiatif tentang Tuberculosis, Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo melakukan kunjungan konsultasi di Kantor TB HIV Care Aisyiyah Sulawesi Selatan, di Jalan Jenderal M Yusuf no 93 Makassar, Jum’at, (03/6/2016).

 

Baca Juga

UMB Gelar Pelatihan Instruktur Muhammadiyah, Perkuat Perkaderan di Bengkulu

Program RAMZI Kolaborasi NA dan LAZISMU Kalteng 

“Kami ingin mendalami pangajuan perda penaggulangan TB oleh SSR Wajo beberapa waktu lalu, dari data yang ditunjukkan baik itu jumlah penderita TB, dampak penularan maupun pelayanan, kami menggagap perda tersebut memang dirasa perlu diadakan di kabupaten wajo, sehingga inilah yang mendorong kita untuk segera menghimpun referensi sebanyak mungkin terkait penyakit TB ini,” ungkap Ketua Komisi IV DPRD Wajo, HJ Husniaty.

 

Realitasnya, di Kabupaten Wajo target penemuan dan pengendalian penyakit TB sejauh ini memang belum memenuhi target, sehingga pengadaan Ramperda dianggap mutlak untuk segera diperdakan.

 

“Banyak aspek sehingga target itu tak kunjung tercapai, salah satunya selain sosialisasi adalah fasilitas pelayanan kesehatan. Kita tahu di wajo ada 23 Puskemasmas, namun dari sebanyak itu ternyata hanya 4 Puskesmas yang memiliki laboratorium pemeriksaan dahak. Disinilah pentingnya ranperda untuk persoalan-persoalan seperti ini segera dapat diselesaikan secara serius,” papar Husniaty, menambahkan.

 

Koordinator program, Wahriadi menyambut baik kunjungan DPRD Wajo. Ia mengaku bahwa langkah yang dilakukan DPRD Wajo patut disambut baik sebagai upaya keseriusan wakil rakyat terhadap penyakit menular tersebut. “Dukungan ranperda, juga dukungan sosial memang perlu untuk bagaimana penyakit TB ini dapat ditanggulangi, diberantas,” pungkasnya.

 

Rombongan DPRD Kabupaten Wajo ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV Hj Husniaty, beserta anggota Junaidi Muhammad, Hj A Rini Passamula, Hj Andi Nurahaida, Hj Irmawati Arafah, AD Mayang, A Aminuddin, H Anwar MD, serta H Agustan R.

 

Sementara dari pihak pengelola program TB HIV care Aisyiyah Sulsel mereka diterima oleh Kepala SR TB Care, Junaeda rasyad, Koordinator Program, Wahriadi, serta beberapa pengelola program (Kasri).

 

Related Posts

UMB Gelar Pelatihan Instruktur Muhammadiyah, Perkuat Perkaderan di Bengkulu
Berita

UMB Gelar Pelatihan Instruktur Muhammadiyah, Perkuat Perkaderan di Bengkulu

11 Maret, 2026
Program RAMZI Kolaborasi NA dan LAZISMU Kalteng 
Berita

Program RAMZI Kolaborasi NA dan LAZISMU Kalteng 

11 Maret, 2026
Dosen UM Bandung: Amanah dan Kompetensi Kunci Profesionalisme
Berita

Dosen UM Bandung: Amanah dan Kompetensi Kunci Profesionalisme

11 Maret, 2026
Next Post

Muhammadiyah Gelar Pengobatan Gratis untuk Korban Bencana Rob

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In