• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Masjid Jadi Tempat Pembentukan Kader Bangsa

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
5 Agustus, 2016
in Dinamika persyarikatan
Reading Time: 1 min read
A A
0
Masjid Jadi Tempat Pembentukan Kader Bangsa
Share

KLATEN.suaramuhammadiyah.id-PCM Ngawen Kabupaten Klaten baru saja melaksanakan Musyawarah Cabang Muhammadiyah yang mengangkat tema mengangkat tema “Gerakan Memakmurkan Masjid Menuju Ngawen yang Berkemajuan” pada Ahad (31/7) di gedung Dakwah Muhammadiyah Ngawen.

“Tema ini sebenarnya merupakan cita-cita nasional yang diletakkan oleh para pendiri bangsa yaitu terwujudnya Indonesia yang maju, adil, makmur, berkedaulatan, dan bermartabat melalui masjid sebagai pencetak kader bangsa yang bertaqwa kepada Allah SWT, mengatur strategi pembangunan di berbagai bidang,” ucap Ketua PCM Ngawen periode ang lalu, HMasykur, SAg. Menurutnya, Ngawen yang berkemajuan dalam prespektif Muhammadiyah adalah upaya yang terus menerus untuk menegakkan visi Islam berkemajuan yang rahmatan lil ‘alamin, sebagai jalan untuk mewujudkan Indonesia yang berkemajuan

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Memasuki abad kedua Muhammadiyah berkomitmen untuk melakukan gerakan pencerahan atau “Tanwir”. Gerakan pencerahan ini menampilkan Islam berkemajuan untuk menjawab kekeringan rohani, ktisis moral, kekerasan, terorisme, konflik, korupsi, kerusakan ekologi, dan bentuk-bentuk kejahatan manusia lainnya, tanpa harus kehilangan identitas dan rujukan yang autentik.

“Gerakan ini merupakan manifestasi dari Islam berkemajuan untuk membebaskan, memberdayakan, dan memajukan masyarakat di berbagai bidang kehidupan,” ucapnya.

Dalam Muscab ini dihasilkan kesepakatan bahwa Kusdiyanto, SAg dipercaya untuk pimpin PCM Ngawen. Kusdiyanto yang kesehariannnya mengajar sebagai guru, bahkan Waka Humas SMK Muhammadiyah 4 Klaten Tengah, mendapatkan suara tertinggi yakni 53 mengungguli kader lainnnya. Kesembilan nama yang terpilih adalah Kusdiyanto, S.Ag, Nashan Fahrurozi, Marjoko, Drs. H. Sajimo, Mudzakir, H. Nurwakhid, Sumarna, MA, H. Ahmad Sukaemi, dan Iwan Supriyadi, ST (Paimin JS).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tags: masjidmuhammadiyahPCM Ngawen
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Halal bi Halal Universitas Muhammadiyah Palembang

Halal bi Halal Universitas Muhammadiyah Palembang

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In