CIREBON, Suara Muhammadiyah– Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir mengimbau dan mengajak seluruh komponen bangsa Indonesia agar membangun bangsa ini dengan cara-cara rasional, gigih, kerja keras, sabar dan tawakal. Pandangan ini disampaikan oleh Haedar Nashir saat menyampaikan amanat dalam pengukuhan Rektor Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC), (10/10).
“Sekarang banyak cara orang untuk memperoleh materi, memproleh pendapatan lebih, dan mendapatkan materi dengan cara-cara irasional, dan bahkan kadang berlawanan dengan aqidah. Ini tidak mungkin, sebab sebuah kemajuan dan keberhasilan, tidak lepas dari kerja-kerja rasionalitas, kerja keras, mandiri, sabar dan tawakal”, tuturnya.
Lebih lanjut Haedar mengatakan, cara yang seperti ini juga berlaku bagi kalangan kampus. Membangun kampus sama artinya membangun peradaban. Oleh karenanya, Ketua Umum PP Muhammadiyah ini, upaya membangun prestasi kampus, harus dilakukan cara-cara yang beradab, dengan bekerja secara sungguh-sungguh, kompak, serta mandiri.
“Tidak bisa cara-cara yang dikedepan, ala Kanjeng Dimas Taat Pribadi, ini cara yang irasional yang tidak bisa diukur. Bahkan tampak berlawan dengan aqidah. Nah, warga Muhammadiyah jangan ada yang coba-coba menggunakan dengan cara-cara ini”, tambahnya.
Justru menurut Haedar, Muhammadiyah harus memberikan contoh dalam menunjukkan prestasi dan karyanya, dengan cara yang rasional dan sesuai dengan aqidah. Karena cara inilah yang bisa diikuti dan diterima oleh public secara luas.
Haedar hadir di Cirebon dalam rangkaian kegiatan Pengukuhan Rektor, sekaligus peresmian unit-unit usaha Universitas Muhammadiyah Cirebon, dan peletakan batu pertama pembangunan kampus III UMC (red).






