• Disclaimer
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
Rabu, Mei 6, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Muhammadiyah Purworejo Kawal Kota Ramah Disabilitas

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
12 Desember, 2016
in Dinamika persyarikatan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Muhammadiyah Purworejo Kawal Kota Ramah Disabilitas

Foto:VIVAnews/Fernando Randy

Share

PURWOREJO, Suara Muhammadiyah- Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Purworejo bersama Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Purworejo damping Ikatan Disabilitas Purworejo sampaikan usulan Peraturan Daerah (PERDA) tentang Peran, Posisi, Kewajiban dan Hak Penyandang Difabel terutama di Kabupaten Purworejo, Senin (5/12).

“Harapan besar agar Kabupaten Purworejo ini ramah disabilitas, inklusif dengan keberadaan penyandang disabilitas di seluruh daerah” ujar Sutrisno selaku Korlap Long March.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Pendampingan yang dilakukan kepada penyandang disabilitas ini telah berjalan kurang lebih 3 tahun lebih. Dimulai dengan mendampingi dalam pembuatan badan hukum organisasi Ikatan Disabilitas Purworejo, pengadaan Sekretariat untuk organisasi yang diharapkan dapat menaungi seluruh difabel di Kabupaten Purworejo, dan sejumlah pelatihan lainnya.

“Salah satu dakwah yang digalakkan Muhammadiyah adalah melalui komunitas-komunitas seperti difabel. Beberapa waktu lalu juga telah diprogramkan secara nasional melalui MPM PP Muhammadiyah akan Gerakan Kota Ramah Disabilitas,” imbuh Sutrisno.

Senada dengan Sutrisno, Bahruni Rahman, Ketua MPM PDM Purworejo dalam penyampaian aspirasi di Ruang Tamu DPRD Kabupaten Purworejo menghaapkan akses difabel dapat dipenuhi oleh pemerintah daerah. “Di tingkat kabupaten Purworejo kami berharap semua kebutuhan dan hak kelompok difabel baik dari bidang kesehatan, pendidikan, ketenagakerjaan dan pelayanan lainnya, dapat menjadi tanggung jawab pemerintahan daerah,” tegasnya.

Pimpinan Cabang IMM Purworejo pun siap mengawal perumusan, pengesahan hingga diterapkannya PERDA tersbut di Kabupaten Purworejo. “Sehingga keberadaannya dapat memberikan aksesibilitas seluruh penyandang difabel keseluruhannya,” ujar Agus Suparmin selaku Ketua IMM Purworejo.

Mengutip data yang didapatkan dari Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Purworejo, Andi Mahfuri selaku Kabid Bidang Hikmah IMM Purworejo menyampaikan bahwa jumlah penyandang difabel di Kabupaten Purworejo saat ini mencapai 6.530 orang. Masing-masing, sebanyak 6.300 penyandang difabel merupakan usia anak-anak hingga dewasa, baik tunanetra, tunarungu, tunawicara, tunadaksa maupun tunagrahita. Sementara sebanyak 230 penyandang lainnya merupakan ketegori cacat ganda yang hanya bisa berbaring. “Dengan data tersebut artinya jumlahnya cukup besar kurang lebih 10 % dari seluruh warga Kabupaten Purworejo. Dengan banyaknya yang tidak mendapatkan akses. Maka, pewujudan peraturan daerah menjadi hal yang penting,” tandas Andi.

Agenda penyampaian usulan ini diawali dengan Long March dari sekretariat Ikatan Disabilitas Purworejo di Komplek Museum Tosan Aji Kabupaten Purworejo menuju Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Purworejo. Kegiatan  long march tersebut diikuti oleh kurang lebih 50 peserta dengan berjalan kaki dan juga menggunakan kursi roda (Akhmad Musdani).

Tags: Kota Ramah Disabilitaslong marchmuhammadiyah
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Perkaderan Harus Berlandaskan Nilai Etis dan Estetis

Perkaderan Harus Berlandaskan Nilai Etis dan Estetis

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In