• Disclaimer
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
Rabu, Mei 13, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Lakukan Pemberantasan TB, Aisyiyah Terima Penghargaan Rekor MURI

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
4 April, 2017
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
Lakukan Pemberantasan TB, Aisyiyah Terima Penghargaan Rekor MURI
Share

JAKARTA, Suara Muhammadiyah- Dalam rangka semarak Hari Tuberkulosis se-Dunia yang diperingati pada 24 Maret, Aisyiyah telah berhasil mengerahkan kader-kader TB-HIV Care Aisyiyah dalam program ketuk pintu yang dilaksanakan di berbagai daerah. Pada puncak peringatan Hari TB, Sabtu (1/4), Aisyiyah berhasil mendapatkan penghargaan Museum Rekor dunia Indonesia (MURI) atas keberhasilan Community TB-HIV Care Aisyiyah setelah berhasil mengetuk pintu terbanyak dalam program Ketuk Pintu Rumah Warga untuk mencari penderita TB. Penyerahan ini diberikan langsung oleh Jaya Suprana, disaksikan oleh Menteri Kesehatan Nila F Moeloek di Balai Kota Jakarta.

Authorized Principal Recipient Aisyiyah Community TB-HIV Care, Atikah M Zaki mengatakan bahwa dengan mengusung tema gerakan masyarakat TOSS TB (Temukan, Obati, Sampai Sembuh) pihaknya berhasil mengetuk pintu serentak yang dilaksanakan pada 6-18 Maret 2017 dengan jumlah keseluruhan sebanyak 556.798 rumah di seluruh Indonesia.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

“Ini program kami sejak 2015 yang kini akan dijalankan bersama pemerintah. Tiap 50 kader di kabupaten ada sepuluh kader yang akan kita turunkan untuk program Ketuk Pintu ini,” jelasnya.

Lebih lanjut Atikah menjelaskan, bahwa setiap kader akan mengetuk sepuluh pintu yang dilakukan selama 15 hari. Menurutnya, hal ini dilakukan guna menemukan pasien yang diduga belum ditemukan yakni sekitar 650.000 orang. Sedangkan jumlah yang terlaporkan baru mencapai 350.000 orang. “Sehingga masih dibutuhkan upaya untuk menemukan suspect,” imbuhnya.whatsapp-image-2017-04-04-at-09-28-58

Sementara itu, Koordinator Pelaksana Program SSR TB-HIV Care Aisyiyah Kota Yogya, Rakhmawati mengaku bersyukur atas penghargaan yang didapatkan. Ia berharap, kegiatan ini dapat menjadi pemantik bagi semua pihak untuk bersatu menjangkau berbagai lapisan masyarakat dalam melakukan pencegahan dan penanggulangan TB.

“Kami berharap moment ini bisa menjadi pemantik, pencetus bagi kita semuanya untuk bersatu menjangkau berbagai lapisan masyarakat, terus mensosialisasi, mengedukasi tentang TB, melakukan skrining dan merujuk ke Puskesmas atau Fasyankes lainnya di sekitar kita,” tandasnya (Yusri).

Tags: AisyiyahmuhammadiyahRekor Muri
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
SD Muhammadiyah Slawi Ajak Orang Tua Peserta Didik Outbond

SD Muhammadiyah Slawi Ajak Orang Tua Peserta Didik Outbond

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In