BALI, Suara Muhammadiyah-P[ara siswa SMP Muhammadiyah 1 Simpon Solo, belajar membuat pie susu makanan khas pulau dewata Bali, Senin (3/4). Pembelajaran cara pembuatan ini dilakukan langsung di tempat produksi pie Cenning Ayu daerah Sukowati, Bali.
Dengan dipandu pengelola yang bernama Agung Oka, menceritakan dari awal berdirinya tempat produksi yang dimulai dengan peoduksi kecil kecilan tahun 2007, hingga sekarang sudah menjadi besar dan juga memproduksi kopi olahan dan baju yang di lukis langsung.
Siswa yang belajar pembuatan pie ini diikuti 200 siswa khususnya kelas VIII SMP Muh 1 Simpon Solo.
Siswa juga langsung mencoba cara mencetak pie dengan alat cetak yang sudah didesain khusus, di mana awal pembuatan dulunya menggunakan cara manual tangan.
Pie yang dibuat diantaranya terdiri dari tepung, gula, telur dan mertega diolah dan dibuat dengan dua rasa yaitu coklat dan original, kata Agung Oka lagi. Produksi ini hampir 20.000 pcs setiap harinya dan dijual di showroom nya Cenning Ayu dan juga menerima pesanan.
Siswa sangat senang dan antusias dalam mengamati proses pembuatan pie susu ini, dan bergantian mencoba dengan alat cetak ini.
Kegiatan yang dirangkai dalam acara wisata edukasi ini sangat diapresiasi kepala sekolah Sukidi, beliau mengharapkan kegiatan di Pulau Dewata Bali ini tidak sekedar jalan-jalan tetapi menyangkup wisata edukasi reliji di kampung Jawa yang mayoritas muslim dan sholat di masjid Puja Mandala yang berdekatan dengan tempat ibadah agama lain.
Sukidi juga mengajak wisata bahari di pantai pulau benua kura-kura dan pantai Pandawa. Yang ketiga, ungkap Sukidi yaitu wisata budaya dengan melihat kegiatan keseharian masyarakat Bali dan juga tarian barong.
Sukidi di akhir wawancaranya semoga kegiatan ini dapat berlangsung setiap tahun khususnya untuk kegiatan kelas VIII sebagai bahan karya tulis tugas akhir tahun.
