• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Jumat, Maret 13, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Panen Padi Menthik Wangi, JATAM Minggir Bangun Kemandirian Pangan Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
25 Juni, 2018
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
Panen Padi Menthik Wangi, JATAM Minggir Bangun Kemandirian Pangan Muhammadiyah

Dok SM

Share

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Muhammadiyah tidak hanya mengurusi pengajian dan TPA. Muhammadiyah telah terbukti terjun di berbagai lini pembangunan serta turut memajukan bangsa, mendukung ketahanan dan kemandirian pangan.

Satu diantaranya dengan program yang dilakukan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah dengan membentuk Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM). Satu di antara JATAM yang aktif adalah di PCM Minggir.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Hasil dari upaya JATAM, dilakukan panen padi Menthik Wangi yang berlangsung pada Ahad (24/6) di Sendangrejo Minggir Sleman. Kegiatan yang dihadiri para petani, Camat Minggir, Kepala Desa Sendangrejo, Anggota MPM, dan segenap PCM Minggir.

Dalam sambutannya Ketua PCM Minggir, H. Nasirun mengungkapkan Muhammadiyah tidak hanya mengurusi pengajian. “Muhammadiyah tidak hanya ngaji dan TPA, tetapi juga mengurusi pertanian,” ucapnya.

Ia pun percaya JATAM Minggir siap berkontribusi, “Tenaga siap, teknologi siap, Minggir siap mencukupi kebutuhan beras untuk Muhammadiyah,” jelas Nasirun.

Panen JATAM Minggir (1)

Sementara itu Camat Minggir, Ihsan Waluyo, SSos gagasan dari MPM Muhammadiyah ini menjadi langkah konkrit dalam menjaga ketahanan pangan. “Program ini bisa mendukung program pemerintah, karena pangan sangat penting bagi kebutuhan hidup,” jelasnya.

Ihsan melanjutkan, harga padi sangat sulit untuk dikontrol harganya, karena seringkali ketika harga naik, terjadi impor yang sementara itu ongkos produksinya sangat tinggi.

Ketua MPM PP Muhammadiyah Nurul Yamin mengatakan salah satu keluhan tentang permasalahan petani padi Indonesia dihadapkan pada harga panen yang tidak menggemberikan serta ongkos produksi yang tinggi. “Itu karena dunia pertanian tidak dikendalikan oleh petani sendiri tetapi oleh pihak luar,” tegasnya.

Yamin menyampaikan, petani dan pertanian Indonesia baru menjadi obyek, bukan subyek sehingga belum bisa mandiri. Oleh karena itu, menurutnya membangun kemandirian pangan Muhammadiyah dimaksudkan agar menjaga kedaulatan pangan khususnya di AUM.

“UMY, UAD dan Unisa siap menampung produksi dari JATAM. MPM akan mendampingi dan bergerak memandirikan petani Indonesia khususnya JATAM,” tandas Yamin.(rzq)

Tags: jatamMPMmuhammadiyahPanen
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Wabup Banjarnegara Bangga dengan Kiprah Mu’allimin Jelang Seabad

Wabup Banjarnegara Bangga dengan Kiprah Mu'allimin Jelang Seabad

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In