• Disclaimer
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
Senin, Maret 16, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Pembangunan Universitas Muhammadiyah ‘HAMKA’ di Malaysia Segera Terwujud

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
18 Juli, 2018
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
1
Pembangunan Universitas Muhammadiyah ‘HAMKA’ di Malaysia Segera Terwujud
Share

PUTRAJAYA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi mengajukan permohonan untuk membangun Universitas Muhammadiyah ‘HAMKA’ di Malaysia.  Permohonan yang ditujukan kepada pemerintah Malaysia melalui Menteri Pendidikan Malaysia Dr Maszlee Malik tersebut diserahkan oleh tim dari PP Muhammadiyah yang dipimpin Prof Dr Suyatno mewakili Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Selasa (17/7).

Selain Prof  Suyatno, hadir pula Bendahara PP Muhammadiyah Marpuji Ali, Ketua Majlis Diktilitbang PP Muhammadiyah Prof Lincolin Arsyad, Rektor Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) Prof Dr Bambang Setiaji, Wakil Rektor UMS Prof Sarjito, Wakil Rektor II UHAMKA/UM Bandung) Prof Gunawan SP, Wakil Rektor UMKT Prof Waluyo, dan Ketua PCIM Malaysia Prof Sonny Zulhuda.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

“Pendirian Universitas HAMKA di Malaysia menjadi bagian dari program kerja Muhammadiyah untuk memperluas dan memperkuat dakwah utamanya melalui pendidikan,” tutur Suyatno.

Bendahara Umum PP Muhammadiyah tersebut mengatakan bahwa pemerintah Malaysia, khususnya Maszlee Malik mendukung penuh rencana pendirian Universitas Muhammadiyah di Malaysia. “Alhamdulillah, Pak Menteri Malaysia sangat mendukung niat PP Muhammadiyah tersebut.”

Suyatno juga menyatakan bahwa Maszlee Malik akan memberikan sumbangan bagi lembaga pendidikan di Indonesia ini sebagai tabungan akhirat. Selain itu, lanjutnya, Maszlee juga mengagumi sosok Buya Hamka sebagai ulama dan cendekiawan.

“Rencana kami bisa dibangun mulai tahun ini juga, namun demikian harus memenuhi segala perizinan yang disyaratkan. Ini sedang proses,” imbuhnya.

Jika Universitas Muhammadiyah di Malaysia ini bisa dibangun maka ini akan menjadi yang pertama bagi Muhammadiyah memiliki kampus di luar negeri.

Saat ini, Muhammadiyah mengelola 173 kampus di seluruh Indonesia terdiri dari universitas sebanyak 45 dan sisanya berupa sekolah tinggi, akademi, dan politeknik. Sebelum bertemu Menteri Pendidikan Malaysia tersebut, Suyatno terlebih dahulu bertemu dengan Ketua Pengarah Pendidikan Tinggi Malaysia Siti Hamisah Tapsir.(ppmuh/rzq)

Tags: malaysiamuhammadiyahuniversitas
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Tingkatkan Kualitas SDM, UMSU Jalin  Kerjasama dengan Konsulat India

Tingkatkan Kualitas SDM, UMSU Jalin Kerjasama dengan Konsulat India

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In