• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Majelis Tabligh: Husnudhann Terhadap Peristiwa Alam dan Kebencanaan

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
9 Agustus, 2018
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
1
Umat Membutuhkan Navigasi

Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah Fathurrahman Kamal Lc MSi (Dok SM)

Share

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah Menyeru kepada seluruh masyarakat dan bangsa Indonesia, khususnya kaum muslimin untuk membangun cara pandang yang positif (husnudhann) dan cara bersikap yang benar (husnul mawqif) terhadap peristiwa alam dan masalah kebencanaan.

Gempa bumi tektonik di wilayah Nusa Tenggara Barat dan sekitarnya pada hari Ahad, 29 Juli (6.4 Skala Richter) dan pada hari Ahad, 5 Agustus 2018 (7 Skala Richter) telah mengakibatkan jatuhnya ratusan korban jiwa, kerusakan rumah-rumah penduduk, sejumlah fasilitas infrastrukur, bangunan-bangunan masjid, sekolah, dan lain-lain.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Ketua  Majelis Tabligh PP Muhammadiyah Fathurrahman Kamal, Lc, MSi dalam siaran persnya pada Kamis (9/8) menyampaikan bahwa peristiwa bencana alam seperti gempa bumi yang terjadi saat ini tidak serta merta dituding dan dipahami sebagai wujud kemurkaan dan adzab Allah Ta’ala, terlebih dijadikan sebagai komoditas politik rendahan.

Menurut Fathurrahman, bencana dapat dipahami sebagai bentuk kebaikan dan kasih sayang (rahmah) Allah Ta’ala kepada hamba-hambaNya, yakni sebagai media untuk introspeksi seluruh perbuatan manusia yang mendatangkan peristiwa yang merugikan manusia itu sendiri.

“Letak geografis nusantara yang sangat strategis telah menjadikannya sebagai pusat peradaban, tetapi sekaligus juga mengandung potensi alamiah yang membahayakan dan menghancurkan. Potensi gempa bumi, tsunami, badai, gunung berapi, banjir, hingga tanah longsor adalah sisi lain tak terpisahkan dari kesuburan, kemakmuran, dan posisi strategis yang dimiliki negeri ini,” ungkap Fathurrahman.

Selain itu, Faturrahman menyerukan kepada Muballigh dan Takmir Masjid Muhammadiyah menggerakkan pengumpulan infaq dan shadaqah khususnya pada hari Jum’at serta infaq berbagai pertemuan/pengajian Majelis Ta’lim di internal Persyarikatan Muhammadiyah untuk disalurkan kepada korban bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Barat melalui jaringan Lazismu di Wilayah, Daerah, Cabang, dan Rantingnya masing-masing.(Rizq)

Seruan dan Himbauan Majelis Tabligh PP Muhammadiyah kepada Muballigh dan Masjid Muhammadiyah Selengkapnya: SERUAN MT PPM UNTUK MUBALLIGH

Tags: gempa lombokmuhammadiyahtabligh
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Full Day School Banyak Tuai Prestasi, Muhammadiyah Labura Mendukung

Jangan Lupakan Olahraga

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In