• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Jumat, Maret 13, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Gandeng WWF, UM Kendari Kaji Keberlanjutan Bahari di Wakatobi

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
24 Oktober, 2018
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
Gandeng WWF, UM Kendari Kaji Keberlanjutan Bahari di Wakatobi

Kaji keberlanjutan bahari (Dok UM Kendari)

Share

KENDARI, Suara Muhammadiyah – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) menggandeng World Wildlife Fund (WWF) Indonesia melaksanakan kajian dampak aktivitas penangkapan nelayan ikan terhadap keberlanjutan sumber daya ikan karang dan lobster di kabupaten Wakatobi, Jum’at (12/10).

Peneliti dari UMK Edy Hamka, MSi mengatakan selama 8 hari Universitas Muhammadiyah Kendari WWF Indonesia melaksanakan kegiatan kajian penilaian dampak aktivitas penangkapan ikan di Kabupaten Wakatobi  yang kaya akan sumberdaya  ikan  karang dan lobster. Menurutnya, ini sebagai langkah awal yang nantinya dapat menjadi referensi bersama dalam mendorong rencana pengelolaan ikan karang dan lobster yang mempertimbangkan aspek ekonomi  dan keberlanjutan.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Selain itu, Edy mengungkapkan bahwa komuditi ikan karang (kurapu) dan lobster termasuk dalam kategori sumberdaya perikanan ekonomis penting di Indonesia. “Harga jual dan permintaan cukup tinggi  dan menjadi penyebab utama tingginya aktivitas penangkapan terhadap kedua komoditi tersebut,” imbuhnya.

Pengumpulan data dan informasi dilaksanakan di tiga pulau  yang ada di Wakatobi diantaranya pulau Wanci, Kaledupa dan Tomia, dengan tujuan untuk mengidentifikasi dan menilai dampak penangkapan terhadap kondisi keterancaman  populasi dan habitat  ikan karang dan lobster  serta ekosistem  terumbu karang di kabupaten Wakatobi.

Kemudian, Edy menyampaikan bahwa hasil kajian ini akan dipaparkan dan didiskusikan bersama stakeholder penting di Kabupaten Wakatobi. “Diantaranya Dinas Perikanan, balai taman nasional Wakatobi, balai karantina ikan kelompok nelayan dan pemerhati lingkungan,” ungkap Kepala LPPM UM Kendari tersebut.(Riz)

Tags: muhammadiyahUM KendariWakatobiWWF
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Tingkatkan Riset, Enam Perguruan Tinggi Monev di UM Kendari

Tingkatkan Riset, Enam Perguruan Tinggi Monev di UM Kendari

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In