• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Kabar Poskor MDMC di Sulteng: Penyintas Anak Perlu Bantuan School Kit

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
5 Desember, 2018
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
1
Kabar Poskor MDMC di Sulteng: Penyintas Anak Perlu Bantuan School Kit

Wakil Ketua MDMC Rahmawati Husein (kiri) dampingi penyintas di Sulteng (Dok MDMC)

Share

DONGGALA, Suara Muhammadiyah — Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Pusat Muhammadiyah melakukan olah data terbaru seputar kebutuhan para penyintas di Desa Sirenja, Kabupaten Donggala, Senin (3/12).

Wakil Ketua MDMC Rahmawati Husein mengatakan, MDMC berkomitmen terus melakukan pendampingan dan layanan kepada penyintas. Khususnya layanan logistik, pendidikan, kesehatan, psikososial dan huntara.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

“MDMC sebagai lembaga yang bertugas mengkoordinasikan penanggulangan bencana di Muhammadiyah berkomitmen membantu para penyintas hingga bulan Maret 2019,” kata Rahmawati.

Anggota Advisory Group untuk Central Emergency Responce Fund (CERF) PBB untuk situasi darurat kemanusiaan tersebut melanjutkan, sejak 1 Oktober 2018 hingga saat ini, MDMC telah membuka 9 pos layanan. Posko tersebut yaitu di Bobo, Sindera, Salua, Wani 2, Pantoloan, Liku Tawaeli, Balaroa, Sirenja, dan di Unismuh Palu.

“MDMC juga telah mengirimkan lebih dari 560 relawan Muhammadiyah yang berasal dari seluruh Indonesia,” imbuh Rahmawati.

Sementara itu, koordinator camp pengungsian di Desa Sireja, Sofyan, mengaku sangat berterimakasih kepada MDMC. “Terimakasih telah mendampingi kami sejak awal bencana gempa dan tsunami,” kata guru bahasa Inggris di SMPN 1 Sirenja itu.

Menurut Sofyan, saat ini penyintas anak-anak masih membutuhkan school kit. Sebab, mereka tidak sempat menyelamatkan peralatan sekolah dan seragam yang hanyut tergulung tsunami. “Kami ada 660 murid. Siswa kelas 1 dan 2 melaksanakan kegiatan belajar di sekolah darurat. Kelas 3 masih memanfaatkan ruang kelas yang dirasa aman untuk kegiatan belajar,” tandas Sofyan. (Indra)

Tags: MDMCmuhammadiyahSchool KitSulteng Bangkit
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Hari Aids Sedunia, Relawan MDMC Berikan Penyuluhan di Sekolah Tenda

Hari Aids Sedunia, Relawan MDMC Berikan Penyuluhan di Sekolah Tenda

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In