• Disclaimer
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
Kamis, April 2, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Ramadhan Yang Produktif

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
6 Mei, 2019
in Pedoman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Konflik Agama Relatif Jarang Terjadi

Dok SM

Share

Oleh: Abdul Mu’ti

Ramadhan adalah bulan yang produktif dan penuh makna. Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kata sifat “produktif” memiliki tiga pengertian: 1. Bersifat atau mampu menghasilkan dalam jumlah besar; 2. Mendatangkan (memberi hasil, manfaat, dsb.); 3. Linguistik: mampu menghasilkan terus dan dipakai secara teratur untuk membentuk unsur-unsur baru (2002: 897).

Baca Juga

Program RAMZI Kolaborasi NA dan LAZISMU Kalteng 

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Ramadhan akan menjadi bulan yang produktif dan penuh makna bagi mereka yang melaksanakan amalan Islam.

Pertama, Ramadhan adalah bulan puasa (syahr al-shiyam). Bagi mereka yang berpuasa dengan iman dan ikhlas, Allah menjanjikan pahala, ampunan dosa, terkabulnya doa, dan kebaikan dalam hidup.

Kedua, Ramadhan adalah bulan AlQur’an (syahr Al-Qur’an) yang secara historis berarti bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an (Qs. 2: 185) dan secara spiritual berarti bulan dimana umat Islam memperbanyak mempelajari (tadarus) dan membaca, memahami, mengamalkan, dan mendakwahkan (tilawah) Al-Qur’an. Al-Qur’an merupakan pelajaran, hidayah, rahmat, obat, bagi kaum beriman (Qs. 10: 57).

Ketiga, Ramadhan adalah bulan sedekah (syahr al-shadaqat). Ramadhan adalah bulan solidaritas sosial yang diwujudkan melalui acara santunan dan pelayanan sosial untuk kaum dhuafa: anak yatim, fakir, miskin, dll. Sedekah mendatangkan ketenangan hidup dan mencegah malapetaka.

Keempat,  Ramadhan adalah bulan persaudaraan (syahr al-ukhuwwah). Beragam acara sosial (social gathering), terutama buka bersama diselenggarakan selama Ramadhan.  Buka bersama diselenggarakan di masjid,  mushalla, rumah warga, rumah tokoh masyarakat, pejabat, kantor, bahkan di rumah ibadah pemeluk agama non Islam. Ramadhan adalah sarana membangun kohesi sosial.

Kelima, Ramadhan adalah bulan keluarga (syahr al-usrah). Banyak momentum Ramadhan yang bisa menghangatkan keluarga seperti saat berbuka, sahur, tarawih dan sebagainya.  Kebersamaan adalah salah satu kunci kebahagiaan keluarga. Keenam, Ramadhan adalah bulan pendidikan (syahr al-tarbiyah). Selama Ramadhan banyak diselenggarakan berbagai ceramah seperti kultum di masjid dan mushalla, radio dan televisi. Selain itu juga diselenggarakan kajian, diskusi, dan pelatihan.

Ramadhan menjadi sia-sia bagi mereka yang tidak beribadah dan melakukan amalan yang bermanfaat. Puasa Ramadhan, bahkan bisa menjadi tidak berguna, bagi mereka yang tidak meninggalkan perbuatan tercela. Dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Abu Daud disebutkan: “ Barangsiapa yang tidak meninggalkan dusta, dan melakukan kebohongan, serta kebodohan, maka tidak ada kebutuhan bagi Allah dalam ia meninggalkan makan dan minumnya.” (Ibnu Hajar al-Asqalani, Bulughul Maram, 2008: 323).

Singkatnya, Ramadhan bisa menjadi bulan yang produktif apabila kita beribadah, bekerja, dan melakukan berbagai aktivitas yang bermanfaat. Ramadhan bukan bulan bermalasan, tetapi bulan mulia yang harus diisi dengan amalan utama dan akhlak mulia.

Abdul Mu’ti, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Tags: muhammadiyahramadhan
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Program RAMZI Kolaborasi NA dan LAZISMU Kalteng 
Berita

Program RAMZI Kolaborasi NA dan LAZISMU Kalteng 

11 Maret, 2026
Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Next Post
Perintah Makan Makanan yang Halal dan Baik

Menghidupkan Ramadhan

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In