• Tentang SM
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Senin, Januari 12, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Tim Asistensi Muhammadiyah Maluku Tanggap Darurat Gempa Halmahera Selatan

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
17 Juli, 2019
in Berita
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Tim Asistensi Muhammadiyah Maluku Tanggap Darurat Gempa Halmahera Selatan

Para pengungsi gempa Halmahera (Dok MDMC/SM)

Share

HALAMAHERA, Suara Muhammadiyah – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) bersama LazisMu menurunkan tim asistensi dari MDMC Maluku Utara ke wilayah yang terdampak gempa di Halmahera Selatan.

Berdasarkan informasi yang dilaporkan oleh BPBD setempat, saat ini tercatat 971 rumah rusak berat. Sementara itu, koban meninggaldunia bertambah dari 2 menjadi 4 orang.

Baca Juga

Deni Asy’ari Tekankan Relevansinya Mengonsolidasikan Gerakan Ekonomi Berjamaah

Muhammadiyah Kritik DPR Langgar Keputusan MK

Saat dihubungi MDMC, Kepala Laboratorium Geologi Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU), Abdul Kadir menyatakan bahwa hingga pagi ini gempa susulan terus terjadi dan tercatat sudah 89 kali gempa susulan. Namun intensitasnya cenderung menurun, menuju stabil. “Kami terus menghimbau warga agar mengikuti informasi dari BMKG dan tidak perlu panik,” Selasa, (16/7).

Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa warga resah karena isu gempa yang berkepanjangan seperti yang terjadi di Jailolo. Namun gempa yang terjadi kemarin adalah gempa tektonik, berbeda dengan yang terjadi di Jailolo, yaitu gempa vulkanik. Abdul Kadir juga menambahkan rangkaian gempa susulan itu terjadi juga karena gempa bumi berkekuatan 7,2 SR sehingga memerlukan waktu untuk kembali stabil, dan tidak ada potensi tsunami.

Gempa bumi ini mengakibatkan kerusakan di beberapa daerah. Adapun kerusakan terbanyak ada di Desa Gane Luar, Kecamatan Gane Barat dengan jumlah 380 unit. Kerusakan dengan kategori Rusak Berat pada rumah juga teridentifikasi di Desa Rangga Rangga  300 unit, Lemo Lemo 131, Tomara 90, Kua 30, Luaro 22, Caitu 10, Sawat 6 dan Tanjung Jere 2. Kerusakan berat (RB) pada infrastruktur bangunan mencakup gedung sekolah 6 unit, masjid 2, gereja 1, Polindes 1, PAUD1, dan rumah guru 1.

Menyikapi bencana gempa bumi di Halmahera Selatan, MDMC telah melakukan koordinasi dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah di Provinsi Maluku Utara untuk menggalang bantuan dan menyiapkan Sumber Daya Manusia. Saat ini, Muhammadiyah telah mendirikan pos koordinasi penanggulangan darurat bencana (Poskoor) di kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jl. Delima No. 75 Kel. Toboko Kota Ternate. Selain itu MDMC PP Muhammadiyah telah menerjunkan 4 orang personel sebagai tim asistensi menuju lokasi gempa bumi untuk mendukung penanganan darurat dan MDMC Maluku Utara dari Ternate menuju Halmahera untuk membantu MDMC Halmahera melakukan aktivasi pos pelayanan dan mengkaji segala kebutuhan.

Adapun jenis pos pelayanan yang disiapkan oleh  MDMC berupa pos kesehatan, logistik makanan, hunian, dan air bersih. Ke depan, MDMC akan membuka lokasi pos pelayanan sesuai dengan hasil asesmen. Upaya respon yang dilakukan MDMC yaitu 16 Juli hingga 16 Agustus 2019.

Koordinator Divisi Tanggap Darurat MDMC PP Muhammadiyah, Indrayanto, menerangkan bahwa upaya penggalangan bantuan terus dilakukan oleh MDMC bersama LazisMu melalui rekening bersama untuk bencana alam . Hingga saat ini beberapa bantuan diupayakan, seperti tim medis pendukung yang sudah disiapkan dari RS Muhammadiyah Lamongan untuk dukungan layanan kesehatan, pengadaan bantuan hunian darurat, dan bantuan logistik makanan yang disiapkan warga Muhammadiyah Maluku Utara bersama Kampus Muhammadiyah Maluku Utara, dan sumber daya manusia dalam koordinasi One Muhammadiyah One Respone (OMOR).

Melihat kejadian gempa yang cukup parah, Indrayanto mengatakan perlunya dukungan oleh seluruh keluarga besar Muhammadiyah se-Indonesia. “MDMC bersama LazisMu PP Muhammadiyah terus berkomitmen dalam upaya respon gempa Halmahera. Kami terus bergerak membantu masyarakat dan pemerintah juga berkoordinasi dengan para pihak pemangku kebijakan dan lembaga penanggulangan bencana lainnya,” tutupnya. (Azza/Aulia)

Tags: Gempa HalmaheraMDMCmuhammadiyah
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Deni Asy’ari Tekankan Relevansinya Mengonsolidasikan Gerakan Ekonomi Berjamaah
Berita

Deni Asy’ari Tekankan Relevansinya Mengonsolidasikan Gerakan Ekonomi Berjamaah

28 September, 2024
Prof Dr Abdul Mu'ti
Berita

Muhammadiyah Kritik DPR Langgar Keputusan MK

22 Agustus, 2024
Tingkatkan Taraf Hidup Rakyat, Muhammadiyah MoU dengan BCA Syariah
Berita

Tingkatkan Taraf Hidup Rakyat, Muhammadiyah MoU dengan BCA Syariah

2 Juli, 2024
Next Post

Empat Pesan Haedar untuk Kemajuan PTM

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In