• Disclaimer
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
Senin, Maret 16, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Dadang Kahmad: Muhammadiyah Cerdaskan Anak Bangsa

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
26 Agustus, 2019
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
Masyarakat Utama

Dok PP Muh

Share

JOMBANG, Suara Muhammadiyah – Sejak berdirinya pada tahun 1912 Muhammadiyah berdakwah melalui lembaga pendidikan dalam rangka mencerdaskan anak bangsa. Pada saat itu terdapat dua model pendidikan yaitu sistem sekolah Belanda yang sekuler dengan sistem pesantren yang mengajarkan agama Islam. Model pendidikan Muhammadiyah menyatukan dua sistem pesantren dan sekolah formal ala Belanda.

Hal tersebut disampaikan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Dadang Kahmad, MSi saat menjadi narasumber Hari Lahir ke-120 tahun Pesantren Tebuireng dalam acara seminar nasional bertajuk “Peran dan Sumbangsih Ormas Islam Dalam Mencerdaskan Bangsa” di Gedung Yusuf Hasyim Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Sabtu, (24/8).

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Menurutnya orientasi utama Muhammadiyah adalah untuk mewujudkan kemajuan dan pencerahan. “Muhammadiyah sejak didirikan oleh KH Ahmad Dahlan 1912 M/1330 H, merupakan gerakan Islam yang mendorong kepada kemajuan dan pencerahan. Model Pemahaman Islam yang membawa kehidupan pemeluknya pada kebaikan di dunia dan di akhirat. Gerakan Islamnya bersifat kaffah meliputi sosial, pendidikan, kebudayaan, hukum, olahraga, ekonomi-kewirausahaan, kebangsaan-politik, pemikiran dan segala bidang kehidupan manusia,” ungkap Dadang.

Dadang menambahkan bahwa terdapat sebuah ayat yang menjadi yang mendasari berdirinya Muhammadiyah yaitu QS Ali ‘Imran Ayat 104, “Waltakum mingkum ummatuy yad’ụna ilal-khairi wa ya`murụna bil-ma’rụfi wa yan-hauna ‘anil-mungkar, wa ulā`ika humul-mufliḥụn, ini merupakan ayat yang selalu dijadikan dalil oleh orang Muhammadiyah dan dijadikan dasar pemikiran oleh KH Ahmad Dahlan,” imbuh Dadang.

Kemudian Dadang mengungkapkan diumur ke 120 tahun Pesantren Tebuireng tetap eksis berdiri hingga sekarang dikarenakan terus memberi berbagai manfaat. Begitu juga Muhammadiyah sebagai Ormas selalu konsen dalam memberikan kemajuan pada bangsa.

Selain Dadang, Turut hadir sebagai narasumber Ketua umum PB Al-Khairaat DR Al-Habib Sholeh bin Muhammad al-Jufri, dan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Prof Mohamad Nasir, PhD.(Riz)

Tags: Harlah 120 Tebuirengmuhammadiyah
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post

SM Buka Cabang Ke-2 SM Corner di Luar Negeri

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In