• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Jumat, Maret 13, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Resmikan Kampung Nelayan Berkemajuan, MPM Bantu Dua Kapal untuk Jama’ah Nelayan Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
23 Desember, 2019
in Berita
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Resmikan Kampung Nelayan Berkemajuan, MPM Bantu Dua Kapal untuk Jama’ah Nelayan Muhammadiyah

Dok MPM/SM

Share

PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah – Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat (PP) Muhammmadiyah memberikan bantuan dua unit kapal dalam rangka peresmian Kampung Nelayan Berkemajuan, Jama’ah Nelayan Muhammmadiyah (JALAMU) Surya Samudera.

Kedua Kapal itu diberi nama Pangeran Sabrang Lor 1 dan 2 dari MPM PP Muhammadiyah ke JALAMU. Serta dalam satu rangkaian juga dilakukan peletakan batu pertama TK PAUD ABA Wonokerto, di Pantai Rejo, Wonokerto, Kabupaten Pekalongan pada (22/12)

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

M Nurul Yamin, Ketua MPM PP Muhammadiyah menjelaskan bahwa, Kampung Nelayan Berkemajuan yang dilaunching di Pekalongan sebagai awal percontohan pemberdayaan nelayan yang kedepan akan direplikasi ke beberapa daerah.

“Sebagai negara bahari, masyarakat nelayan Indonesia rata-rata masih hidup di bawah garis kesejahteraan. Artinya usaha dalam pemberdayaan kampung nelayan adalah linier dengan tugas pembebasan atas umat yang tertindas.” Tuturnya

Pemberdayaan bagi kelompok nelayan berbasis kampung, diharapkan bisa terus simultan. Serta mampu menjangkau sektor lain di masyarakat yang tertinggal. Selain pertanian, Nurul Yamin mengungkapkan bahwa, jihad kedaulatan pangan yang digalakkan pada sektor pertanian tidaklah cukup. Tapi harus juga dikembangkan kepada sektor perikanan-nelayan.

Sementara, Direktorat Jendral (Dirjen) Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), M Zulficar Mochtar mengatakan bahwa, setelah kapal-kapal asing diusir. Kini, giliran masyarakat lokal yang berkerja memanfaatkan dan menguatkan sektor perikanan untuk pemenuhan kebutuhan dalam negeri.

“Indonesia sebagai negara kepulauan terluas dengan segala potensi kekayaan alam dan posisi strategis nya sehingga tidak ada alasan lain kecuali kembali kepada khittah awal sebagai negara maritime,” katanya.

Nelayan sebagai profesi mulia, karena berkat kerja keras yang mereka lakukan dengan menaklukkan tingginya gelombang di tengah lautan guna memenuhi kebutuhan protein bagi umat manusia. Sehingga tidak layak bagi masyarakat menganggap atau memandang sebelah mata profesi ini.

Pesan penting, bahwa dalam melakukan pemberdayaan terlebih pada sektor nelayan tidak bisa hanya dilakukan sepihak, dari pemerintah maupun non pemerintah, dalam hal ini adalah organisasi kemasyarakatan seperti halnya Muhammadiyah.

“Kampung Nelayan Berkemajuan sebagai titik pijak bagi perbaikan kehidupan nelayan. Serta hal ini tidak bisa hanya dilakukan oleh KKP sendiri, tapi kami tentu sangat membutuhkan kerjasama dari Muhammadiyah,” kata Yamin.

Harapan sama juga disampaikan Dirjen Perikanan Tangkap, KKP ini bahwa, program pemberdayaan ini untuk bisa direplikasi ke berbagai daerah lain di seluruh wilayah Indonesia.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pekalongan, Mulyono menyampaikan rasa terimakasih kepada Muhammmadiyah, khususnya kepada MPM karena telah membantu dan berusaha memberdayakan warga di wilayahnya. (mpm/riz)

Tags: muhammadiyahPemberdayaan Nelayan
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Refleksi Milad 107, Warga Muhammadiyah Padang Padati Convention Hall UMSB

Refleksi Milad 107, Warga Muhammadiyah Padang Padati Convention Hall UMSB

  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In