• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Hadiri Milad 107 Muhammadiyah Langkat, Abdul Mu’ti Sampaikan 3 Ciri Manusia Cerdas

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
30 Desember, 2019
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
Share

LANGKAT, Suara Muhammadiyah– Sekretaris Umum (Sekum) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Abdul Mu’ti menjadi penceramah tabligh akbar yang diadakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Langkat, Sumatera Utara hari ini (Sabtu 28/12/19). Kegiatan ini bagian dari rangkaian peringatan Milad 107 Muhammadiyah.

Dalam ceramahnya, sebagaimana tema Milad 107 “Muhammadiyah Mencerdaskan Kehidupan Bangsa,” Abdul Mu’ti menyampaikan ciri-ciri atau karakter manusia cerdas. Pertama menurutnya, manusia cerdas itu bisa memilih dan membedakan antara yang hak dan batil. Bukan justru sebaliknya, yang batil dianggap benar dan yang hak dipandang salah. Sebab,salah kaprah antara yang hak dan batil di era banjir informasi seperti sekarang ini, memang sudah menjadi fenomena umum.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Lebih parah lagi, Abdul Mu’ti menyayangkan, kecanggihan era digital dengan akses internet tanpa batas ini, justru dijadikan jalan untuk mencari pembenaran bukan mencari kebenaran. Asal merasa sesuai, dijadikan rujukan dan langsung anti pati terhadap sesuatu yang berbeda, bahkan menjadikannya sebagai musuh.

Kedua, lanjut Sekum PP Muhammadiyah tersebut, manusia cerdas itu memiliki pikiran yang terbuka, open minded. Sehingga kebenaran yang diperoleh itu berdasarkan ilmu bukan berdasarkan hawa nafsu.

Ketiga, ciri orang cerdas adalah bertanggung jawab terhadap apa yang dikatakan dan dilakukannya. Tentunya, dasar ucapan dan tindakannya juga bersumber pada ilmu pengetahuan yang logis dan dapat dipertanggung-jawabkan.

Ketiga hal di atas inilah yang sebenarnya ingin diwujudkan oleh Muhammadiyah. Lebih jelasnya, Abdul Mu’ti menerangkan, perjuangan dakwah persyarikatan Muhammadiyah sebenarnya ingin menciptakan masyarakat dan bangsa Indonesia yang bijak bertindak, yang berilmu, dan berakhlak.

Sebagimana risalah kenabian, bahwa diutusnya Muhammad saw adalah untuk menyempunakan akhlak manusia yang sebelumnya mengalami kejahiliyahan, kebodohan. Baik bodoh dalam pengertian tidak berilmu ataupun bodoh dalam pengertian tidak berakhlak. (zailani/gsh).

Tags: Abdul Mu'timanusia CedasmuhammadiyahPDM Langkat
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post

Rias@ Corner Dekatan Perempuan Jadi Pelaku Usaha

  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In