• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Memaksimalkan Peran BTM melalui Microfinance

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
20 Februari, 2020
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
Memaksimalkan Peran BTM melalui Microfinance

Dok Rahel/SM

Share

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Anwar Abbas, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidang Ekonomi dan Kewirausahaan mengatakan bahwa Baitut Tanwil Muhammadiyah (BTM) sebagai Amal Usaha Muhammadiyah harus gerak berpihak pada rakyat miskin. Disampaikan Anwar Abbas pada pembukaan Lokakarya Nasional Gerakan Microfinance Muhammadiyah, di Yogyakarta, Kamis (20/02).

“Baitut Tanwil Muhammadiyah ini kan sama seperti koperasi. Secara koperasi yang dikonsep oleh Bung Hatta itu sangat bagus sekali. Namun, kalau kita lihat empiriknya, kenapa sedikit sekali koperasi yang menerapkan konsep bagus yang di gagas Bung Hatta?” ungkap Abbas.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Koperasi sejatinya berfungsi untuk membantu perekonomian masyarakat khususnya masyarakat lapisan bawah. Maka dari itu masih banyak sekali koperasi yang jelek (tidak sesuai konsep koperasi).  Koperasi itu tidak bagus karena pengelola koperasi tersebut yang kurang paham, kurang cerdas dan kurang telaten dalam memberikan pembiaayaan sehingga menjadi resiko..

Anwar Abbas juga menjelaskan bahwa Baitut Tanwil Muhammadiyah (BTM) sebagai pusat keuangan Muhammadiyah ini dapat memainkan peran secara strategis agar fungsinya dapat berjalan dengan maksimal.

Microfinance yang di gagas BTM ini sangat bagus. Hal ini sangat penting sebab akan membantu masyarakat lapis bawah. BTM juga harus memiliki keberpihakan yang jelas terhadap persyarikatan. “Siapa lagi yang diharapkan kalau bukan BTM?”tegas Abbas.

Pemerintah tidak sepenuhnya melaksanakan pasal 34 bahwa kemiskinan dan anak terlantar akan di tanggung oleh negara. Abbas berpesan bahwa apabila Muhammadiyah konsisten menjalani pasal 34 ini, maka sebenarnya Muhammadiyah telah melaksanakan semangat Teologi al-Ma’un dalam membangun pemberdayaan.

Dengan begitu, masyarakat secara umum dan warga Muhammadiyah khususnya akan merasakan pertolongan dan bantuan melalui pemberdayaan dari BTM ini.(rahel/riz)

Tags: Anwar Abbasmuhammadiyah
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Gerakan Microfinance

Kolaborasi BTM-Kampus Melejitkan Microfinance

  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In