• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Mahasiswa PPKn UMP Terapkan Mobel Pembelajaran Project Citizen

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
26 Februari, 2020
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
Mahasiswa PPKn UMP Terapkan Mobel Pembelajaran Project Citizen
Share

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah-Mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan ( PPKn ) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) didorong agar menerapkan pembelajaran berbasis masalah (problem solving).  Salah satu caranya melalui tugas akhir mata kuliah Kebijakan Publik dan Konsep Demokrasi dan HAM dengan menerapkan model pembelajaran Project Citizen.

Ketua Prodi PPKn sekaligus dosen mata kuliah Konsep Demokrasi dan HAM, Efi Miftah Faridli M.Pd mengatakan awal mula Project Citizen digunakan untuk mata pelajaran Civic and Goverment  di Amerika Serikat, namun sekarang Priject Citizen juga diterapkan di tingkat sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas dalam bidang Social Studies.

Baca Juga

UMB Gelar Pelatihan Instruktur Muhammadiyah, Perkuat Perkaderan di Bengkulu

Program RAMZI Kolaborasi NA dan LAZISMU Kalteng 

“Model pembelajaran Project Citizen dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan sangatlah cocok diterapkan, hal ini berkaitan dengan kecakapan kewarganegaraan (civic skill),” jelasnya.

Dalam sesi ini setiap kelompok mempresentasikan hasil penelitiannya dihadapan dewan juri, yang disebut dengan Showcase.

Mahasiswa PPKn UMP Angkatan 2017 Tegar Lestari mengatakan, presentasi dilakukan secara bergantian dalam setiap kelompok. Dalam pelaksanaanya setiap kelompok memperkenalkan diri dan meneriakkan yel-yel kelompoknya.

“Kami terbagi menjadi 2 kelompok yang didalamnya terbagi juga menjadi tiap kelompok portopolio. Kelompok pertama di ketuai oleh Sandra Tegar Larasati (20) dengan tema Tarif Retribusi Parkir di Kabupaten Banyumas dan kelompok kedua di ketuai oleh Meta Roh Hijah (20) dengan tema Merokok Saat Mengendarai Sepeda Motor,” pungkasnya. (uli)

Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

UMB Gelar Pelatihan Instruktur Muhammadiyah, Perkuat Perkaderan di Bengkulu
Berita

UMB Gelar Pelatihan Instruktur Muhammadiyah, Perkuat Perkaderan di Bengkulu

11 Maret, 2026
Program RAMZI Kolaborasi NA dan LAZISMU Kalteng 
Berita

Program RAMZI Kolaborasi NA dan LAZISMU Kalteng 

11 Maret, 2026
Dosen UM Bandung: Amanah dan Kompetensi Kunci Profesionalisme
Berita

Dosen UM Bandung: Amanah dan Kompetensi Kunci Profesionalisme

11 Maret, 2026
Next Post

Membangun Kampus Muhammadiyah dengan Pemikiran Besar

  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In