• Disclaimer
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
Rabu, Mei 13, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Zainal Arifin Mochtar Ungkap Tiga Akar Korupsi

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
12 Desember, 2020
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
Tiga Akar Korupsi

Zainal Arifin Muchtar Ungkap Tiga Akar Korupsi

Share

 JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Zainal Arifin Muchtar, Pakar Hukum Tata Negara menyampaikan, semua tindakan yang bersifat degradatif, tidak baik, tidak mengenakkan hati dapat didefinisikan sebagai tindak korupsi. Korupsi pada dasarnya sangat lebar, tetapi dari konteks yang sangat lebar tersebut disempitkan dalam praktek perundang-undangan. Artinya, tidak semua tindakan yang busuk dan buruk bisa dianggap sebagai korupsi.

Dalam Pengajian Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan tema “Korupsi di Indonesia: Masalah dan Solusinya”, Zainal menegaskan bahwa akar korupsi di Indonesia ada tiga. Pertama, akuntabilitas sosial yang rendah. Level pendapatan yang rendah dapat membuat bangunan akuntabilitas juga menjadi rendah.

Baca Juga

MHH Tolak Perpanjangan Masa Jabatan Pimpinan KPK

Pemberantas Korupsi itu Adalah Sedekah

Kedua, desentralisasi yang tidak disertai dengan mekanisme pengawasan. “Korupsi yang dahulu hanya terpusat di Istana, sekarang telah menyebar diseluruh daerah. Dan melalui UU Cipta Kerja, hal itu akan dikembalikan ke tempat sebelumnya yaitu pusat. Maka dari itu saya terus memberikan kritik terhadap UU Cipta Kerja,” paparnya (11/12).

Ketiga, ada keterkaitan antara korupsi di Indonesia dengan kutukan sumber daya alam. Negara yang memiliki sumber daya alam yang melimpah cenderung akan selalu diusik dan dikutuk dengan perilaku koruptif penguasanya.

Adapun hubungannya dengan praktek korupsi yang semakin tinggi, terdapat tiga garis besar yang menjadi permasalahan utama, yaitu kualitas birokrasi yang buruk, penegakan hukum yang lemah dan tidak independent, dan warisan oligarki.

“Kita mengalami kegagalan dalam konsolidasi demokrasi. Setelah Presiden Soeharto jatuh, masyarakat sipil tidak mampu mengkonsolidasikan dirinya. Sehingga para oligarkilah yang mengarahkan visi Indonesia sampai sekarang,” ungkapnya. (diko)

Tags: akar korupsiKorupsizainal arifin mochtar
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

MHH Tolak Perpanjangan Masa Jabatan Pimpinan KPK
Berita

MHH Tolak Perpanjangan Masa Jabatan Pimpinan KPK

13 Juni, 2023
korupsi
Opini

Pemberantas Korupsi itu Adalah Sedekah

26 September, 2022
Polemik Eks Napi Koruptor Dapat Mendaftar Calon Legislatif
Opini

Polemik Eks Napi Koruptor Dapat Mendaftar Calon Legislatif

1 September, 2022
Next Post
PWM Sumut

PWM Sumut Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Nias

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In