• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Jumat, Maret 13, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Haedar Nashir: Muhammadiyah Berkemajuan Perlu Merawat Pemikiran Tajdid

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
13 Desember, 2020
in Berita
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Share

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr KH Haedar Nashir, MA mengingatkan agar Muhammadiyah menjadi Berkemajuan perlu merawat pemikiran tajdid. Spirit tajdid yang kreatif dan inovatif dalam persyarikatan perlu menjadi bagian dari gerakan Muhammadiyah.

Demikian disampaikan Haedar Nashir dalam Resepsi Milad Muhammadiyah ke-108 Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bandung secara virtual, Ahad (13/12). “Jika ingin maju harus memiliki pikiran-pikiran yang kreatif, inovatif, dan berkemajuan itu maknanya tajdid,” tutur Haedar Nashir.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

KH Ahmad Dahlan pernah mengungkapkan bahwa untuk menjadi pimpinan Muhammadiyah harus menjadi pimpinan berkemajuan yang sesuai dengan zaman dan keadaan. Oleh karena itu, Haedar Nashir mengungkapkan, salah satu ciri berkemajuan adlaah Muhammadiyah di mana pun perlu membangun pusat keunggulan dan pusat kemajuan.

Haedar Nashir mengatakan dalam konteks pendidikan, lembaga pendidikan yang diselenggarakan Muhammadiyah harus lebih modern. Misalnya UM Bandung bersama Amal Usaha lain mampu terus melangkah ke depan bahkan bisa bersaing di kancah internasional seperti UM Yogyakarta, UM Malang, maupun UM Surakarta. “Untuk sampai ke situ perlu spirit dakwah dan spirit tajdid yang melekat dengan kita bermuhammadiyah,” imbuhnya.

Oleh karena itu, Haedar Nashir mengingatkan bahwa Muhammadiyah tidak bisa sibuk dengan urusan-urusan yang tidak produktif. Dalam hal ini, pimpinan maupun kader perlu memahami Muhammadiyah sebagai gerakan Islam dengan menginternalisasi Kepribadian Muhammadiyah.

Menurut Haedar Nashir, gerakan ekonomi, sosial, pendidikan, kesehatan hingga pemberdayaan masyarakat oleh Muhammadiyah semuanya sebagai bagian dari gerakan Islam. Hal ini merupakan peran Muhammadiyah sebagai gerakan Islam amar makruf nahi munkar dan tajdid yang ingin membangun khairu ummah.

Selain itu, Haedar Nashir juga mengimbau agar segenap warga Muhammadiyah memahami nilai-nilai Islam menurut Manhaj Tarjih secara bayani, burhani, dan irfani. Bayani secara tekstual, burhani secara rasional ijtihad, dan irfani dengan aspek ruhani.

Terakhir, kata Haedar Nashir, momentum milad bukan sekadar ritual dan formalitas, melainkan perlu menjadi muhasabah konstruktif Muhammadiydah sebagai uswah hasanah.

“Muhasabah yang konstruktif, agar Muhammadiyah Bandung, Muhammadiyah Jawa Barat, Muhammadiyah Nasional, bahkan Muhammadiyah ke mancanegara menjadi Muhammadiyah yang rahmatan lil alamiin, uswah hasanah, dan memberi manfaat bagi kehidupan semesta,” pungkas Haedar Nashir. (Riz)

Tags: berkemajuanHaedar NashirmuhammadiyahTajdid
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post

Peran Penting IKSP di tengah Pandemi

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In