• Tentang SM
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Senin, Januari 12, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

MDMC Tidak Pernah Bosan Ajak Masyarakat Memahami Bencana

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
29 Maret, 2021
in Berita
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Share

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PP Muhammadiyah, Budi Setiawan mengatakan peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) akan bisa kekurangan makna kalau kita tidak memahami secara persis apa yang dimaksutkan dengan kesiapsiagaan bencana bahkan juga menjadi penting bagi kita memahami bencana.

“Kami dari MDMC tidak pernah bosan untuk mengajak masyarakat khususnya keluarga besar Muhammadiyah untuk memahami bencana. Seperti yang dikeluarkan oleh Majelis Tarjih PP Muhammadiyah berkaitan dengan fiqih kebencanaan adalah satu upaya memahamkan warga Muhammadiyah tentang bencana,” katanya.

Baca Juga

Deni Asy’ari Tekankan Relevansinya Mengonsolidasikan Gerakan Ekonomi Berjamaah

Muhammadiyah Kritik DPR Langgar Keputusan MK

Hal tersebut disampaikan Budi Setiawan dalam acara “Opening HKB MDMC 2021 Jamaah Tangguh” yang  dilaksanakan secara online hari Jum’at malam, 26 Maret 2021 mulai pukul 19.30 WIB hingga selesai. Acara ini merupakan pembuka rangkaian kegiatan menyambut Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) tahun 2021 yang jatuh tanggal 26 April mendatang.

Acara inti kegiatan tersebut diisi dengan pembentukan jamaah tangguh oleh MDMC Bengkulu bertempat di Masjid At Taqwa, PCM Sukaraja, Kabupaten Seluma, Bengkulu yang difasilitasi oleh Suryadi Jaya, Penanggung Jawab Jamaah Tangguh MDMC Bengkulu dan pemaparan materi oleh Deputi Pencegahan Badan nasional Penanggulangan Bencana, Lilik Kurniawan yang hadir secara online. Acara juga dihadiri jajaran pimpinan MDMC PP Muhammadiyah, wilayah dan daerah se-Indonesia secara online.

Budi Setiawan menambahkan bahwa jika kita siap dalam menghadapi bencana maka berbagai kejadian fenomena alam tidak akan menjadi bencana. “Maka MDMC yang merupakan bagian terdepan dari kegiatan penanggulangan bencana di Indonesia harus melakukan kesiapan penanggulangan bencana justru sejak mengikuti hari kesiapsiagaan ini,” ujarnya.

Menurut Budi Setiawan peringatan potensi terjadinya bencana sudah sering dijelaskan oleh lembaga-lembaga yang berkompeten memberikan peringatan. “Mestinya peringatan itu kita olah menjadi satu rencana aksi, menjadi satu rencana operasi sehingga ketika memang terjadi apa yang diperingatkan akan banyak yang kita lakukan. Menjadi penting bagaimana kita mengolah peringatan itu menjadi kesiapsiagaan kita,” tegasnya.

Sementara itu, Lilik Kurniawan mengapresiasi rangkaian acara menyambut HKB tahun 2021 oleh MDMC. “Apresiasi dari BNPB, Muhammadiyah yang tercepat untuk mengambil inisiatif melakukan koordinasi terkait dengan HKB tahun 2021. Terima kasih untuk MDMC yang sudah cepat sekali melakukan ini,” katanya.

Selanjutnya Lilik Kurniawan menyampaikan strategi terkait dengan ancaman-ancaman bencana baik jangka panjang dan pendek. “Setelah kita tahu ancaman di sekitar kita maka perlu antisipasi jangka panjang misalnya upaya pencegahan dengan penataan ruang dan perbaikan daya dukung lingkungan, upaya mitigasi dengan penanaman vegetasi dan peningkatan kapasitas pemda serta masyarakat. Kita juga tidak boleh lupa dengan antisipasi jangka pendek, bencana-bencana yang ada di sekitar kita harus dipantau terus menerus setiap saat, setiap waktu,” imbuhnya.

Menurut Lilik Kurniawan sudah ada lembaga-lembaga seperti BMKG, PVMBG, Lapan yang memberi informasi mengenai cuaca, iklim, gunung api di sekitar kita. “Dengan informasi-informasi ini masyarakat tidak boleh diam, harus punya rencana yang kita sebut kesiapsigaan di level masyarakat. Apapun yang dilakukan, apapun teknologi yang canggih ujungnya adalah dikembalikan ke masyarakat, apabila masyarakat tidak bisa menerima, tidak terinformasi, tidak melakukan apapun maka bisa dipastikan korban akan berjatuhan banyak,” ungkapnya.

Lilik Kurniawan mengungkapkan dengan Hari Kesiapsiagaan Bencana pihaknya ingin masyarakat bisa berlatih secara mandiri tanpa disuruh, tanpa diperintah dan tanpa dibayar. “Karena sebenarnya keselamatan adalah hak setiap untuk masyarakat. Tahun ini sub temanya adalah Latihan Membuat Kita Selamat, intinya mengajak masyarakat siap untuk selamat,” pungkasnya.  (MDMC/Sapari)

Tags: hkbMDMCmuhammadiyah
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Deni Asy’ari Tekankan Relevansinya Mengonsolidasikan Gerakan Ekonomi Berjamaah
Berita

Deni Asy’ari Tekankan Relevansinya Mengonsolidasikan Gerakan Ekonomi Berjamaah

28 September, 2024
Prof Dr Abdul Mu'ti
Berita

Muhammadiyah Kritik DPR Langgar Keputusan MK

22 Agustus, 2024
Tingkatkan Taraf Hidup Rakyat, Muhammadiyah MoU dengan BCA Syariah
Berita

Tingkatkan Taraf Hidup Rakyat, Muhammadiyah MoU dengan BCA Syariah

2 Juli, 2024
Next Post

Prodi Teknik Pengairan Unismuh, Pelopor dan Satu-satunya di Kawasan Timur Indonesia

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In