• Disclaimer
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
Rabu, Mei 13, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Pentingnya Menyamakan Persepsi Ibadah di Sekolah Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
10 Oktober, 2021
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
Share

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah-SD Muhammadiyah MBS Prambanan adalah SD yang berada di naungan PPM MBS Yogyakarta. Di bawah manajemen Pondok Pesantren, SD MBS Prambanan diharapkan dapat menjadi ruang perkaderan dan pembibitan bagi siswa yang sekolah di sana. SD ini baru berdiri kurang lebih 6 tahun. Namun siswanya sudah mencapai hampir 600 siswa.

Sebagai sekolah Muhammadiyah, sudah tentu praktik ibadahnya merujuk pada tata cara ibadah menurut manhaj Muhammadiyah. Dalam Kajian Sabtu Siang (KASASI), Sabtu (9/10/2021) Kepala Sekolah SD MBS Prambanan Ustadz Eko Priyo Agus Nugroho, S.Pd.I menjelaskan mengapa penting sekali penyamaan persepsi dalam ibadah di sekolah Muhammadiyah.

Baca Juga

Lima Potensi Sekolah Muhammadiyah

Irwan Akib Harapkan Alumni Sekolah Muhammadiyah Miliki Empat Kompetensi

Ia berbagi kisah saat mengadakan tes wawancara pada sesi Baitul Arqam atau seleksi guru MBS. “Masih banyak guru yang belum bisa dan belum sepenuhnya memahami bagaimana tata cara ibadah di Muhammadiyah.” Ustadz Eko menambahkan untuk itulah pada kajian kali ini kita sama-sama satukan persepsi bersama.

Dalam Kajian Sabtu Siang (KASASI) tersebut ditemui terpisah Ustadz Yuki selaku guru di sana memberi pernyataan, “Saya sepakat perlu ada penyelarasan dalam ibadah, kalau gurunya tidak selaras tentu murid akan bingung, lepaskan baju masing-masing, pakailah baju Muhammadiyah. Karena kita di sekolah Muhamadiyah maka praktek ibadah kita mengikuti cara Muhammadiyah.”

Dalam kajian yang dikemas secara serius tapi santai ini juga dicontohkan bagaimana gerakan shalat, wudhu yang benar menurut cara Muhammadiyah.

Acara seperti ini disadari membuat para guru lebih memahami lagi bagaimana Muhammadiyah menjalankan praktek ibadahnya.

Acara Kajian Sabtu Siang yang bertempat di Joglo SD MBS Prambanan berakhir jam 14.00 tepat.

Para guru pun tidak lagi memiliki ganjalan dan menjadi lebih seragam dalam memberi pengajaran shalat dan ibadah lainnya di sekolah mereka.

Tags: ibadahSekolah Muhammadiyah
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Lima Potensi Sekolah Muhammadiyah
Berita

Lima Potensi Sekolah Muhammadiyah

21 Agustus, 2023
Irwan Akib Harapkan Alumni Sekolah Muhammadiyah Miliki Empat Kompetensi
Berita

Irwan Akib Harapkan Alumni Sekolah Muhammadiyah Miliki Empat Kompetensi

31 Juli, 2023
Menakar Semangat Ibadah: Muhasabah Tahun Baru 1445 H
Opini

Menakar Semangat Ibadah: Muhasabah Tahun Baru 1445 H

28 Juli, 2023
Next Post
IMM Kalsel Rapatkan Barisan Sambut Muktamar

IMM Kalsel Rapatkan Barisan Sambut Muktamar

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In