Muhammadiyah Purworejo Respon Banjir sampai Pasca Bencana

Banjir

Muhammadiyah Purworejo Respon Banjir sampai Pasca Bencana

PURWOREJO, Suara Muhammadiyah – Beberapa desa di Kabupaten Purworejo terendam banjir akibat hujan lebat dari hari Senin siang tanggal 14 Maret hingga Selasa Pagi 15 Maret 2022.

Menurut informasi dari BPBD Kabupaten Purworejo banjir terjadi di desa Wingko Sanggrahan, Kecamatan Ngombol, Desa Wironatan, Kecamatan Butuh, Desa Dlangu, Kecamatan Butuh, Desa Tangkisan Kecamatan Bayan, dan Desa Krandegan, Kecamatan Bayan.

Muhammadiyah Kabupaten Purworejo melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) melakukan respon cepat tanggap darurat, yakni pada hari Selasa pagi tanggal 15 Maret 2022 melakukan evakuasi warga yang terjebak banjir dan pendistribusian logistik berupa nasi bungkus dan obat-obatan ringan,di dusun Gebangrejo, Desa Wironatan Kecamatan Butuh dengan menggunakan perahu karet MDMC.

Melaui hasil assesment relawan MDMC Purworejo, hari rabu, 16 Maret 2022 daerah Klepu dan Rowodadi, Kecamatan Butuh air belum surut sehingga relawan membantu evakuasi warga dengan menggunakanperahu karet. Bantuan logistik berupa nasi bungkus, obat-obaran ringan, pampers dan susu bayi, selimut untuk warga di pengunsian serta pakaian layak pakai dari Lazismu Purworejo dan beberapa donatur juga didistribusikan oleh MDMC.

Pasca banjir mulai surut, dan warga mulai kembali ke rumah masing-masing ternyata masih ada beberapa kendala yang dialami warga diantaranya adalah masalah kesehatan dan kotornya air sumur akibat terendam banjir selama beberapa hari. Sehingga warga ada yang mengalami sakit ataupun sulit untuk mendapatkan air  bersih untuk konsumsi dan mandi.

Muhammadiyah Purworejo melalui MDMC, Lazismu, Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dan Ortom Muhammadiyah melakukan kegiatan bantuan pasca banjir kepada warga terdampak. Diantar kegiatan yang dilakukan adalah pengobatan gratis dan sedot sumur yang direncanakan dimuali tanggal 22- 25 Maret 2022.

Kegiatan perdana pada hari Selas tanggal 22 Mret 2022, untuk pengobatan gratis antusiasme warga lumayan banyak yang mengikuti.  Diantaranya di desa Bendungan sejumlah 80 an warga,sedangkan di rowodadi dihadir 83 warga dengan jumlah relawan medis 15 orang setiap harinya.

Adapun untuk program sedot sumur dilaksanakan di dusun Gebang, desa Wironatan,Kecamatan Butuh. Tiga puluhan relawan MDMC dikerahkan untuk program ini dengan hasil 28 sumur dengan penerima manfaat 112 orang. Antusiasme warga dusun Gebang dengan program pasca banjir ini disambut baik oleh warga. Warga terdampak berharap agar program ini dapat terus berkelanjutan mengingat masih banyaksumuryang kotor pasca banjir.

Exit mobile version