YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Menjelang berlangsungnya Musyawarah Wilayah XVII Pemuda Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta. Musywil XVII ini akan digelar pada tanggal 3-4 Juni 2023 di Kota Yogyakarta, tepatnya di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Kampus 1 Jalan Kapas.
Musywil XVII pada kesempatan ini mengusung tema “Pemuda Muhammadiyah Mandiri dan Berbudaya”. Sebagai simbol bahwa Pemuda Muhammadiyah di DIY punya kewajiban untuk berdiri tegak secara mandiri dengan tetap berpegang teguh dengan budaya lokal Jogja.
Adapun seluruh peserta nantinya setelah bermusyawarah di Kampus 1 UAD, akan dijamu penginapan oleh SMA Muhammadiyah 2 Kota Yogyakarta.
Sebulan sebelum Musywil XVII berlangsung, Ketua Panitia Pemilihan (Panlih) Dian Korprianing Nugraha, S.Pd., S.S., M.Pd. menyatakan bahwa jumlah usulan bakal Calon Formatur PWPM DIY dari PDPM se-DIY telah masuk 30 orang.
Tugas Panlih sendiri adalah untuk menyaring dan menyeleksi calon formatur yang akan ditetapkan sebagai daftar calon tetap pada Rapimwil jelang Musywil XVII.
“Jumlah 30 tersebut merupakan jumlah bakal calon usulan dari formatur. Tahap selanjutnya Panlih akan mengirim surat kepada nama-nama bakal calon yang diusulkan untuk mengisi kesediaan dan melengkapi berkas-berkas persyaratan sampai dengan tanggal 17 Mei 2023. Tahap selanjutnya Panlih akan melakukan verifikasi berkas, nama-nama bakal calon formatur yang memenuhi syarat akan ditetapkan sebagai calon formatur di Rapimwil jelang Musywil XVII”, jelas Dian.
Persyaratan yang nantinya akan diverifikasi oleh Panlih antara lain: memiliki Nomor Baku Muhammadiyah (NBM), Kartu Tanda Penduduk (KTP), hingga pernah mengikuti perkaderan tingkat madya, baik di IPM Taruna Melati, di IMM Daarul Arqam dan atau Pemuda Muhammadiyah Baitul Arqam. “Jika salah satu syarat ini tidak terpenuhi, tentu akan langsung gugur,” tegas Dian.
Selain itu ada tambahan syarat usia, yaitu syarat maksimal di Pemuda Muhammadiyah pada saat dilakukan pemilihan tidak lebih dari 40 tahun.
Mengacu pada Anggaran Dasar Organisasi, dalam Musywil XVII nantinya akan memilih sejumlah 11 orang formatur. Dimana 11 formatur tersebut yang nantinya akan menyusun kepengurusan lengkap PWPM DIY periode 2023-2027.
Dian juga menambahkan, “Musywil di DIY ini nantinya adalah Musyawarah pertama di lingkungan Pemuda Muhammadiyah dengan sistem E-Voting.”
“Bahkan di level Muktamar saja, Pemuda Muhammadiyah masih menggunakan sistem manual. Tapi kami di DIY sudah siap menggunakan e-voting bekerjasama dengan Tim IT dari UAD”, tandas Dian. (MZI)
