• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Jumat, Maret 13, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

LSB Muhammadiyah DIY Sesalkan Pernikahan Anjing Pakai Adat Jawa

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
21 Juli, 2023
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
LSB Muhammadiyah DIY Sesalkan Pernikahan Anjing Pakai Adat Jawa
Share

LSB Muhammadiyah DIY Sesalkan Pernikahan Anjing Pakai Adat Jawa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Heboh pernikahan anjing Jojo dan Luna yang menghabiskan dana 200 juta menjadi berita di kalangan masyarakat. Pernikahan anjing Jojo dan Luna milik Indira Ratnasari atau dikenal dengan nama Nena Ghoib ini menjdi kontroversi. Indira Ratnasari yang juga staf khusus kepresidenan ini dikecam karena melakukan praktik yang tidak sesuai dengan nilai keteladanan sebagai salah satu staf khusus presiden.

Baca Juga

UMB Gelar Pelatihan Instruktur Muhammadiyah, Perkuat Perkaderan di Bengkulu

Program RAMZI Kolaborasi NA dan LAZISMU Kalteng 

Nilai 200 jt untuk pernikahan anjing tentu nilainya sangat besar. 200 jt  bisa digunakan untuk kepentingan yang jauh lebih besar daripada menikahkan anjing kesayangan. Sehingga Indira Ratnasari dinilai tidak memiliki kepekaan sosial dalam melihat kondisi masyarakat Indonesia saat ini.

Menyikapi viralnya Video di Media Sosial terkait Pernikahan  Anjing Jojo dan Luna, Ketua Lembaga Seni Budaya PWM DIY Dian Korprianing Nugraha menyampaikan sikap bahwa acara tersebut sangat tidak layak dilaksanakan karena menggunakan adat budaya Jawa yang memiliki nilai-nilai luhur sebagai tradisi budaya berkaitan dengan rangkaian daur hidup manusia Jawa, yang tidak diperuntukan hewan.

Sebagai bagian masyarakat Jawa, LSB PWM DIY merasa terlecehkan  dengan acara/ peristiwa tersebut. Maka pihaknya mendesak kepada pihak-pihak yang terlibat dalam acara/ peristiwa tersebut untuk meminta maaf dan menghapus video-video yang telah diunggah diberbagai media.

Kemudian LSB PWM DIY menghimbau kepada masyarakat untuk tidak main hakim sendiri, hal ini dipercayakan sepenuhnya kepada pihak yang berwajib dalam hal ini pemerintah. Selain itu pihaknya berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali. (Budi)

Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

UMB Gelar Pelatihan Instruktur Muhammadiyah, Perkuat Perkaderan di Bengkulu
Berita

UMB Gelar Pelatihan Instruktur Muhammadiyah, Perkuat Perkaderan di Bengkulu

11 Maret, 2026
Program RAMZI Kolaborasi NA dan LAZISMU Kalteng 
Berita

Program RAMZI Kolaborasi NA dan LAZISMU Kalteng 

11 Maret, 2026
Dosen UM Bandung: Amanah dan Kompetensi Kunci Profesionalisme
Berita

Dosen UM Bandung: Amanah dan Kompetensi Kunci Profesionalisme

11 Maret, 2026
Next Post
Muhammadiyah Samarinda Utara Tahun Baru 1445 H

Muhammadiyah Samarinda Utara Tahun Baru 1445 H

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In