UMB Gelar Pelatihan Instruktur Muhammadiyah, Perkuat Perkaderan di Bengkulu

UMB Gelar Pelatihan Instruktur Muhammadiyah, Perkuat Perkaderan di Bengkulu

BENGKULU, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Instruktur Muhammadiyah yang dilaksanakan di Aula HD Kampus 4 Universitas Muhammadiyah Bengkulu pada 11–14 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem perkaderan Muhammadiyah, khususnya di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dan persyarikatan di wilayah Bengkulu.

Pelatihan instruktur tersebut secara resmi dibuka oleh Rektor UMB, Dr. Susiyanto, M.Si. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa instruktur memiliki peran strategis dalam menjaga kesinambungan perkaderan Muhammadiyah.

Menurutnya, perkaderan merupakan jantung gerakan Muhammadiyah sehingga dibutuhkan instruktur yang memiliki kapasitas, pemahaman ideologi, serta kemampuan metodologis dalam membina kader.

“Instruktur adalah ujung tombak dalam proses perkaderan Muhammadiyah. Melalui pelatihan ini kita berharap lahir instruktur yang tidak hanya memahami nilai-nilai ideologi Muhammadiyah, tetapi juga mampu mentransformasikannya kepada generasi kader secara sistematis dan berkelanjutan,” ujar Susiyanto.

Koordinator Pelatihan Instruktur, Rasman, M.I.Kom, menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 34 peserta yang berasal dari berbagai unsur. Peserta terdiri dari dosen dan tenaga kependidikan Universitas Muhammadiyah Bengkulu, serta perwakilan Majelis Pendidikan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) tingkat daerah dan wilayah Bengkulu.

Ia menambahkan, pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas peserta dalam memahami sistem perkaderan Muhammadiyah sekaligus melatih keterampilan menjadi instruktur dalam berbagai kegiatan kaderisasi.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Islam (LPPI) UMB, Dr. Amrullah, M.Ag, menyampaikan bahwa pelatihan ini menghadirkan instruktur dari Majelis Pendidikan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Menurutnya, kehadiran instruktur dari tingkat pusat diharapkan dapat memberikan wawasan, pengalaman, serta semangat baru bagi peserta.

“Kami berharap para peserta mendapatkan bekal ilmu dan pengalaman yang cukup sehingga mampu menjadi instruktur yang handal dan menjadi lokomotif perkaderan di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah maupun Amal Usaha Muhammadiyah di Bengkulu,” ungkap Amrullah.

Melalui pelatihan ini, Universitas Muhammadiyah Bengkulu berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem kaderisasi Muhammadiyah, sehingga lahir kader-kader yang berintegritas, berilmu, serta mampu melanjutkan misi dakwah dan tajdid Muhammadiyah di tengah masyarakat.

Exit mobile version