• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Pak AR pun Dipaksa Jadi Dukun

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
3 Januari, 2019
in Beranda
Reading Time: 1 min read
A A
0
Pak AR pun Dipaksa Jadi Dukun
Share

SUARA MUHAMMADIYAH, Suatu hari, Pak AR kedatangan tamu. Tamu itu menyatakan bahwa anaknya sakit dan sudah berobat berkali-kali kok tidak sembuh. Katanya lagi, tamu itu bermimpi kedatangan orang berbaju putih dan menyatakan bahwa  kalau anaknya ingin sembuh supaya dimintakan air putih kepada Pak AR untuk diminum.

Kata Pak AR : ”Kok seperti cerita dalam wayang saja. Saya tidak bisa mengobati dan saya bukan dukun, bukan tabib”

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

“Ya, tapi saya disuruh minta kepada Pak AR, untuk minta air putih. Apa tidak boleh?” kata tamu itu.

“Ya, kalau air putih saya punya banyak, wong sumur disini tidak pernah kering. Air di sini ini tidak bisa untuk obat kecuali  untuk tombo ngelak (obat haus). Kalau Bapak haus, dan minum air sumur sini bisa hilang hausnya” kata Pak AR.

“Begini saja, saya minta air putih dari Pak AR, sedikit saja” pinta tamu itu.

“Ya begini” kata pak AR.

“Bapak saya beri air putih, terserah mau berapa banyak, satu ember, dua ember juga boleh tapi, kesatu, jangan ada kepercayaan yang bukan-bukan, apa lagi ada kepercayaan bahwa saya bisa menyembuhkan, kedua jangan ada kepercayaan bahwa air dari sini bisa menyembuhkan,  ketiga, supaya Bapak tahu bahwa yang bisa menyembuhkan putra Bapak itu hanya Allah saja. Keempat, supaya Bapak terus berobat ke dokter dan kelima, supaya Bapak berdoa memohon kepada Allah SWT, agar anak Bapak bisa segera sembuh, karena hanya Allah yang bisa menyembuhkan.  Nah, sekarang silahkan Bapak ambil air mau berapa ember terserah” kata Pak AR.

E, kira-kira sebulan, tamu itu datang lagi sambil membawa buah salak dan menyampaikan terima kasih, karena anaknya sudah sembuh. “Anak Bapak, Bapak bawa ke dokter tidak? “ tanya Pak AR.

“Ya”, jawab orang itu.

“Bapak berdoa kepada Allah tidak?” tanya Pak AR lagi.

“Ya” kata orang itu.

“Ya itu yang menyembuhkan”;  kata Pak AR.

“Tapi, saya tetap terima kasih pada Pak AR” kata orang itu.

“Saya terima kasih atas pemberian salaknya” kata Pak AR.

Tags: dukunmuhammadiyahPak AR
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Program Perdana Zakat PCIM Jerman Raya

Program Perdana Zakat PCIM Jerman Raya

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In