• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Pengajian PCM Kaji Pentingnya Mempelajari Alquran

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
31 Desember, 2016
in Dinamika persyarikatan
Reading Time: 1 min read
A A
0
Pengajian PCM Kaji Pentingnya Mempelajari Alquran
Share

BANJARMASIN, Suara Muhammadiyah-Bertempat di Masjid Darul Arqam Banjarmasin telah dilaksanakan pengajian rutin setiap setengah bulan sekali pada hari Rabu malam Kamis (28/12).Pengajian yang digagas Majelis Tabligh PC Muhammadiyah Banjarmasin 7 tersebut sudah memasuki dakwah keliling yang ke-1010 kalinya. Pengajian kali ini diisi seorang ustadz muda yang bernama Ustadz Fikri Rizalie Ahmad, SQ.

Dalam ceramahnya, Ust Fikri Rizalie Ahmad, SQ SPdI menguraikan tentang pentingnya mempelajari Alquran yang menjadi pedoman utama umat Islam. Menurutnya Alquran jangan sampai hanya menjadi buku koleksi saja seperti buku yang lainnya, kalau buku yang lain teorinya bisa saja berubah, sedangkan Alquran tidak akan berubah sampai kapan pun. Alquran harus dipelajari, dibaca secara tartil (sesuai dengan tajwid), dilanjutkan dengan pemahaman terhadap kandungannya atau mentadabburi Alquran.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Di dalam Alquran, ujar ust Fikri, terdapat banyak kisah-kisah yang dapat menginspirasi anak, sehingga terpancing untuk mengkaji Alquran. Ketika berbicara tentang pentingnya menjaga pandangan terhadap lawan jenis, dapat dibacakan dan dikaji surah Yusuf. Kisah tentang kepatuhan anak terhadap orang tua dapat diketahui dalam Alquran mengenai kisah nabi Ibrahim yang diperintahkan Allah Swt untuk menyembelih Nabi Ismail As.

“Kalau kita ingin menjelaskan tentang pentingnya optimisme, bisa dikaji dalam Alquran kisah Nabi Nuh yang diperintahkan oleh Allah Swt untuk membuat perahu di atas bukit. Di samping itu juga terdapat cerita tentang petualangan Nabi Yunus dalam perut ikan paus serta cerita Ashabul Kahfi serta cerita mengenai persaudaraan Nabi Yusuf dengan para saudara-saudaranya, walaupun telah berbuat jahat kepadanya,” tutur ustadz Fikri (Abdul Khaliq/MPI PWM Kalsel).

Tags: BanjarmasinmuhammadiyahPengajian
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Lazismu Buleleng Bali Serahkan Dana Kemanusiaan untuk Aceh dan Bima

Lazismu Buleleng Bali Serahkan Dana Kemanusiaan untuk Aceh dan Bima

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In