• Disclaimer
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
Rabu, Mei 13, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Muhamadiyah Harus  Mampu Menjadi Umat Seratus Persen

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
3 Maret, 2017
in Dinamika persyarikatan
Reading Time: 1 min read
A A
0
Muhamadiyah Harus  Mampu Menjadi Umat Seratus Persen
Share

TEGAL, Suara Muhammadiyah- Bertempat di Halaman Masjid At Taqwa Komplek SMP Muhammadiyah Kramat, Ahad (26/2) warga Muhammadiyah Kramat, Tegal berkumpul dalam pengajian umum yang digelar dalam rangka Hari Bermuhammadiyah. Kegiatan yang mendapatkan antusiasme besar dari warga ini merupakan kegiatan perdana program Majelis Dakwah Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kramat semenjak dilantik pada akhir Desember lalu.

Tampil sebagai penceramah yakni Ustadz Samsul Huda. Dalam tausiyahnya, ia menuturkan bahwa warga Muhamadiyah harus  mampu menjadi umat seratus persen. Menurutnya, filosofi dari one hundred percent adalah totalitas dalam menjalankan dienul Islam.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Menurut Samsul, setidaknya ada empat hal yang harus disikapi seratus persen oleh warga Muhammadiyah. Pertama adalah keikhlasan. Menurutnya, harus ada keyakinan bahwa muara peribadatan warga Muhammadiyah adalah meraih keridhoan Allah. “Memasrahkan urusan kepada sang khalik setelah segala ikhtiar dilakukan. menempatkan Allah dalam posisi penentu kehidupan, sehingga pantang ada perselisihan dalam beribadah dan bermuamalah,” jelasnya.

Kedua, lanjut Samsul, yakni keyakinan. Menyadari dengan sepenuh hati bahwa Islam sebagai agama Allah adalah pembawa kebenaran. “Tidak ada keraguan atas kekuasaan Allah,” imbuhnya. Dan yang ketiga adalah dalam kerja dan karya. “Pantang bagi warga Muhammadiyah bekerja separuh hati. Tidak tuntas, ngambang, tidak yakin dengan hasil yang dikerjakan. Harus ada totalitas dalam cipta dan karya,” tambahnya.

Terakhir, menciptakan team work. “Muhammadiyah adalah sebuah komunitas besar. Perlu kerja tim yang solid. Tidak hanya di persyarikatan, namun dalam membangun bisnis keluargapun perlu totalitas,” ujar Samsul.ustad-samsul-huda-selaku-pdm-kab-tegal-isi-pengajian

Sementara itu, Ketua PCM Kramat, Kabupaten Tegal,  Erwin Imamul Arifin menuturkan bahwa sesuai program yang telah ditanfidzkan, kegiatan pengajian Hari Bermuhammadiyah ini akan diselenggarakan setiap bulan sekali pada Ahad Pahing.

“Tujuan pengajian ini adalah sebagai sarana mencari ilmu dan silaturrahmi bagi warga Muhamadiyah,” tandasnya ( Hendra Apriyadi /Win / MPI ).

Tags: muhammadiyahPCM KramatPengajian
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Pelajari Kearsipan, Siswa SMK Muhammadiyah Lebaksiu Sambangi BASIPDA

Pelajari Kearsipan, Siswa SMK Muhammadiyah Lebaksiu Sambangi BASIPDA

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In