• Tentang SM
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Rabu, Januari 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Jelaskan Tugas Relawan menurut Al-Qur’an, Unismuh Lepas Tim Psikososial ke Majene

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
2 Februari, 2021
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
Share

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) Prof Ambo Asse melepas tim relawan psikososial Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Pelepasan dihelat di Pelataran FKIP Unismuh, Selasa (2/2/2021).

Tim tersebut terdiri dari 18 orang tim psikososial Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD), dan 28 orang mahasiswa program Pemantapan Profesi Keguruan (P2K) FKIP. Program P2K merupakan nama lain dari Kuliah Kerja Nyata (KKN) bagi mahasiswa calon guru di Unismuh Makassar.

Baca Juga

Kolaborasi Strategis, Unismuh Sepakat Kerja Sama Penguatan Bela Negara

Kabar Gembira Raker Unismuh, Karyawan Bakal Diberi Beasiswa Melanjutkan Studi

“Tim PG PAUD akan melaksanakan pendampingan psikososial di bawah koordinasi MDMC (Muhammadiyah Disaster and Management Center – red). Mereka akan bertugas selama dua pekan untuk pendampingan anak-anak penyintas gempa di Majene, khususnya di Malunda dan Ulumanda,” jelas Dekan FKIP Unismuh Erwin Akib.

Sementara mahasiswa P2K, lanjut Erwin, akan berada di Majene selama sebulan, untuk melakukan proses pendampingan Pendidikan bagi siswa di daerah pengungsian. “Semua relawan tersebut telah diberikan pembekalan. Mereka juga akan didampingi oleh empat orang dosen,” tambahnya.

Rektor Unismuh Ambo Asse menyampaikan bahwa tugas utama relawan psikososial adalah memberi kabar gembira. Menurutnya, penderitaan para penyintas gempa, telah diilustrasikan dalam Surat Al Baqarah ayat 155.

“Wa lanabluwannakum bisyai`im minal-khaufi wal-jụ’i wa naqṣim minal-amwāli wal-anfusi waṡ-ṡamarāt, wa basysyiriṣ-ṣābirīn. Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar,” jelas Guru Besar Ilmu Hadits itu.

Nakhoda Unismuh ini juga mengingatkan agar para relawan yang bertugas tetap menerapkan protokol COVID-19 selama bertugas, serta menjaga perilaku selama berada di lokasi bencana.

“Ananda sekalian adalah duta Unismuh sekaligus duta Muhammadiyah. Maka jagalah komunikasi dan perilaku dalam pergaulan. Jangan melakukan sesuatu yang bertentangan dengan nilai Islam dan Muhammadiyah,” tutupnya.(hadi/riz)

Tags: gempa sulbarrelawanTugas RelawanUnismuh
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Kolaborasi Strategis, Unismuh Sepakat Kerja Sama Penguatan Bela Negara
Berita

Kolaborasi Strategis, Unismuh Sepakat Kerja Sama Penguatan Bela Negara

1 September, 2023
Kabar Gembira Raker Unismuh, Karyawan Bakal Diberi Beasiswa Melanjutkan Studi
Berita

Kabar Gembira Raker Unismuh, Karyawan Bakal Diberi Beasiswa Melanjutkan Studi

30 Agustus, 2023
Samsuriadi Raih Doktor di Unismuh, Kaji Disertasi Pendidikan Islam Berkemajuan
Berita

Samsuriadi Raih Doktor di Unismuh, Kaji Disertasi Pendidikan Islam Berkemajuan

29 Agustus, 2023
Next Post
SMK Muhammadiyah 2 Muntilan Bangun Desa

SMK Muhammadiyah Hebat, Latih Perangkat Desa hingga Sistem Informasi

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In