• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Kyai Danusiri: Rajab bagian dari Bulan Suci

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
23 Februari, 2021
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
Share

SEMARANG, Suara Muhammadiyah – Pengajian Rutin Ahad Pagi (21/2) Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kecamatan Tembalang berlangsung di Lantai l Masjid At-Taqwa Kompleks Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) Jalan Raya Kedungmundu Semarang diisi oleh KH Drs Danusiri ,M.Ag. diikuti oleh sekitar 60 an jamaah dari anggota pimpinan ranting dan cabang se Kecamatan Tembalang.

Diawali dengan Taddarus bersama menukil Qur’an Surat Al-a’raf ayat 143-145 dipandu oleh perwakilan jamaah.

Baca Juga

UMB Gelar Pelatihan Instruktur Muhammadiyah, Perkuat Perkaderan di Bengkulu

Program RAMZI Kolaborasi NA dan LAZISMU Kalteng 

Ustadz Danusiri menyampaikan materi “Memaknai Bulan Rajab sebagai bagian dari Bulan Suci”.

Bulan Suci sebagaimana Al Qur’an menjelaskan disamping Bulan Ramadhan, juga Bulan Dzulhijjah, Dzulqa’dah, Muharram dan Rajab, makan berbuat atau melakukan amalan yang buruk (haram) di bulan hurum itu sangat dilarang oleh Allah, dan sebuah pelanggaran besar, demikian penjelasan Kyai Danusiri mensitir Tafsir Imam Qurthubi.

“Berbuat aniaya di bulan ini maka melanggar ketentuan Allah”, jelas Danusiri Ketua Majelis Tabligh dan Dakwah Khusus Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah.

Namun, jelas Kyai Danusiri, mengagungkan bulan ini secara berlebihan juga melanggar ketentuan Allah, dulu, masyarakat jahiliah menempatkan bulan Rajab sebagai “al-Mu’alla”, ditinggikan, mereka menguri-nguri (melestarikan) budayanya tapi menabrak sisi ketauhidan kepada Allah SWT, hal inilah yang masuk dalam kategori larangan.

Juga kebiasaan berpuasan Rajab, dan menyamakannya dengan puasa di bulan lainnya, sebagaimana dalam “al-bida’alhauliyah”: 235-236, hadits ini palsu atau maudhu’ jelasnya.

Pengajian berlangsung hingga pukul 10.00., berjalan dengan cukup khidmat, meski suasana diluar ruang sangat redup.(Hendra A/Hsn)

Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

UMB Gelar Pelatihan Instruktur Muhammadiyah, Perkuat Perkaderan di Bengkulu
Berita

UMB Gelar Pelatihan Instruktur Muhammadiyah, Perkuat Perkaderan di Bengkulu

11 Maret, 2026
Program RAMZI Kolaborasi NA dan LAZISMU Kalteng 
Berita

Program RAMZI Kolaborasi NA dan LAZISMU Kalteng 

11 Maret, 2026
Dosen UM Bandung: Amanah dan Kompetensi Kunci Profesionalisme
Berita

Dosen UM Bandung: Amanah dan Kompetensi Kunci Profesionalisme

11 Maret, 2026
Next Post
PIMDA 066 TSPM Peduli Korban Bencana Alam

PIMDA 066 TSPM Peduli Korban Bencana Alam

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In