• Disclaimer
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
Rabu, Mei 13, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

UMP Susun Modul Pembelajaran Digital Berkearifan Lokal

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
8 Agustus, 2021
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
Share

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah – Sebanyak 68 guru dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti Bimbingan Teknis Penyusunan Modul Ajar Digital Interaktif yang diselenggarakan oleh Edulearn Innovation Research Center (EIRC) Prodi Magister Pendidikan IPS Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), secara daring, Sabtu (7/8/2021).

Kegiatan Bimtek dilakukan bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para guru dan mampu menyediakan sumber belajar yang sesuai dengan lingkungan sekitar.

Baca Juga

Wisuda English Enrichment Program UMP, Dorong Mahasiswa Berkarier di Dunia Internasional

Gelombang Pertama, UMP Terima 16 Mahasiswa Internasional

Buku Ajar disusun berdasarkan kerafian lokal (local wisdom) dengan.maksud agar materi pembelajaran tidak meninggalkan unsur-unsur budaya yang ada di sekitar wilayah para guru mengajar.

Peserta berasal dari berbagai wilayah provinsi, Jawa Tengah, Jawa Barat, Riau, Kalimantan. Bimtek menghadirkan pembicara Dr. Sriyanto (Kaprodi Magister Pendidikan IPS UMP) dan Hj. Juwartini, M.Pd (Ketua Forum Penulis Banten),

Dalam paparannya, Dr. Sriyanto menyampaikan bahwa setiap guru pada dasarnya sudah memiliki materi yang bisa dijadikan bahan membuat buku. Ketika guru mengajar, tinggal menuangkan dalam tulisan disertai dengan sumber-sumber rujukan, dan mengikuti sistematika buku, maka akan menjadi buku.

Keuntungan bagi para guru menyusun buku adalah, selain mendapatkan poin dalam bentuk angka kredit, guru juga dapat meningkatkan kompetensi dan wawasannya sesuai mata pelajaran yang diajarkan.

Kegiatan Bimtek ini akan berlangsung selama beberapa minggu, agar peserta berhasil menyusun Modul Ajar sesuai dengan standar yang telah ditentukan. Targetnya adalah berupa produk Modul yang memiliki ISBN, sehingga peserta akan terus didampingi selama penyusunan modulnya, demikian disampaikan oleh Dr. Sriyanto.

Kegiatan Bimtek ini merupakan program kerja dari Edulearn Innovation Research Center (eirc) yaitu Pusat Kajian Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Prodi Magister Pendidikan IPS UMP. Pusat Kajian ini akan terus bersinergi dengan para guru untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan inovasi pembelajaran melalui penelitian, seminar, workshop, publikasi ilmiah. (tgr/riz)

Tags: kearifan LokalModul PembelajaranUMP
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Wisuda English Enrichment Program UMP, Dorong Mahasiswa Berkarier di Dunia Internasional
Berita

Wisuda English Enrichment Program UMP, Dorong Mahasiswa Berkarier di Dunia Internasional

24 Oktober, 2023
Gelombang Pertama, UMP Terima 16 Mahasiswa Internasional
Berita

Gelombang Pertama, UMP Terima 16 Mahasiswa Internasional

5 September, 2023
UMP Siap Berikan 10 Beasiswa Studi Dokter bagi Kader Terbaik Cabang dan Ranting
Berita

UMP Siap Berikan 10 Beasiswa Studi Dokter bagi Kader Terbaik Cabang dan Ranting

2 September, 2023
Next Post

Cepatnya Insinyur Muda itu Pergi

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In