• Tentang SM
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Senin, Januari 12, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Alhamdulillah, Prodi Farmasi dan PAI UM Bandung Raih Akreditasi B

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
21 April, 2022
in Berita
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Share

Alhamdulillah, Prodi Farmasi dan PAI UM Bandung Raih Akreditasi B

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Dua program studi di lingkungan Universitas Muhammadiyah Bandung (UM Bandung), yakni Farmasi dan Pendidikan Agama Islam (PAI), belum lama ini mendapat akreditasi B.

Baca Juga

Sekjen MUI Dorong UM Bandung Jadi Pusat Riset Kuliner Halal Jawa Barat

Inovator Kebijakan Publik Sampaikan Kuliah Umum di UM Bandung

Adapun Prodi Farmasi meraih akreditasi B dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes), sedangkan PAI mermperoleh akreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional Pergurun Tinggi (BAN-PT).

Dalam memperoleh akreditasi B tersebut, Farmasi UM Bandung mendapat nilai menggembirakan yakni 311. Terkait raihan positif ini, Ketua Program Studi Farmasi UM Bandung apt. Anis Puji Rahayu, S.Farm., M.Si. bersyukur.

Anis mengungkapkan bahwa capaian ini sebagai bukti Prodi Farmasi UM Bandung memiliki kualitas yang sangat baik.

Hal itu terbukti dengan hasil akreditasi B dalam kurun waktu hanya lima tahun sejak kampus UM Bandung berdiri.

”Hal yang lebih penting, yakni peringkat ini membawa keuntungan, salah satunya sebagai syarat pendirian Program Studi Profesi Apoteker (PSPA). Saat ini PSPA dalam proses pendirian, semoga tahun depan sudah bisa beroperasi sehingga pendidikan Farmasi di UM Bandung lengkap mulai dari strata satu hingga profesi apoteker,” kata Anis saat ditemui di kampus UM Bandung, Rabu (20/04/2022).

Keuntungan lainnya, kata Anis, yakni bisa memudahkan lulusan Farmasi UM Bandung untuk melanjutkan studi profesinya tanpa harus mencari di perguruan tinggi luar.

Dikatakan Anis, hal itu cukup beralasan karena jumlah prodi PSPA yang ada di Indonesia saat ini masih sangat sangat terbatas.

Mahasiswa asing

Saat ditanya fokus saat ini, Anis menegaskan pihaknya serius mendirikan prodi PSPA dan mempertahankan peringkat akreditasi yang saat ini diperoleh.

“Insyaallah untuk peningkatan akreditasi terus kami upayakan, salah satunya penyelenggaraan summer school di mana prodi strata satu Farmasi UM Bandung akan menerima mahasiswa asing di bulan Juli,” pungkas Anis.

Kegembiraan yang sama juga dirasakan oleh Kaprodi Pendidikan Agama Islam UM Bandung Sitti Chadidjah, M.Pd. Pasalnya, PAI berhasil mempertahankan status B dari sebelumnya.

Status B itu, ungkap Sitti, diiringi juga dengan penambahan poin beberapa digit sehingga prodi PAI UM Bandung semakin percaya diri.

“Keberhasilan Prodi PAI mempertahan akreditasi ditempuh dengan perjuangan. Akreditasi ini sangat penting karena merupakan penilaian kinerja program studi. Semangkin baik akreditasi program studi maka semangkin baik kinerja program studi. Semangkin tinggi kepercayaan masyarakat kepada prodi,” ucap Sitti.

Sitti mengajak segenap dosen dan mahasiswa PAI untuk aktif dalam melakukan kegiatan dan event yang bersifat nasional, bahkan internasional.

Ditegaskan Sitti bahwa semua itu sangat penting agar poin penilaian akreditasi PAI ke depannya bisa memenuhi salah satu syarat naik level menjadi A.

“Selain itu, dengan akreditasi ini kita bisa banyak belajar dan juga harus mempersiapkan target-target dari kinerja. Misalnya setiap dosen harus mempraktikkan catur dharma, di antaranya pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan mengamalkan Al Islam dan Kemuhammadiyahan,” ungkap Sitti.

Sitti berharap semua pihak bisa bekerja sama dengan baik, lalu membuat berbagai regulasi yang mengarah pada percepatan kemajuan.

Sitti mengingatkan bahwa majunya satu lembaga atau program studi tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak. Namun, berbagai pihak, termasuk dosen dan mahasiswa harus ikut aktif di dalamnya.

Lalu, hal penting lainnya yakni peningkatan pelayanan kepada dosen, kemudian kemudahan mengakses penelitian, baik penelitian yang didanai oleh luar negeri maupun penelitian yang didanai oleh APBN atau Pemda, dan sebagainya.

“Sekali lagi capaian akreditasi B ini bagi kami luar biasa. Dampaknya pada program studi PAI sangat besar. Ditambah kami juga diuntungkan dengan dosen-dosen PAI yang berkualifikasi doktor hampir 50 persen dan satu orang profesor,” tandasnya.***(Firman/Cecep)

Tags: UM Bandung
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Sekjen MUI Dorong UM Bandung Jadi Pusat Riset Kuliner Halal Jawa Barat
Berita

Sekjen MUI Dorong UM Bandung Jadi Pusat Riset Kuliner Halal Jawa Barat

3 Juli, 2024
Inovator Kebijakan Publik Sampaikan Kuliah Umum di UM Bandung
Berita

Inovator Kebijakan Publik Sampaikan Kuliah Umum di UM Bandung

2 Juli, 2024
UM Bandung Terus Tingkatkan Kualitas Pendidikan dan Layanan Akademik
Berita

UM Bandung Terus Tingkatkan Kualitas Pendidikan dan Layanan Akademik

2 Juli, 2024
Next Post
jsm jaringan saudagar muhammadiyah

Jelang Muktamar ke–48, JSM Konsolidasikan Enterpreneur Muhammadiyah Berbagai Daerah

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In