• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Humas PTMA Wajib Responsif dengan Isu di Media Sosial

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
5 Juli, 2022
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
Humas PTMA Wajib Responsif dengan Isu di Media Sosial
Share

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Humas perguruan tinggi  perlu aktif memantau isu yang sedang berkembang. Demikian pula Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) juga harus rajin memantau isu yang berkembang. Pemantauan ini bisa dilakukan dengan melihat percakapan yang terjadi di media sosial.

Hal ini disampaikan Yamadipati Seno, redaktur Mojok dalam pelatihan pengembangan  humas PTMA yang digelar oleh Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan Muhammadiyah, bersama Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, Jumat (1/7/22). Pelatihan yang digelar di Yogyakarta ini diikuti lebih dari 50 humas PTMA.

Baca Juga

UMB Gelar Pelatihan Instruktur Muhammadiyah, Perkuat Perkaderan di Bengkulu

Dosen UM Bandung: Amanah dan Kompetensi Kunci Profesionalisme

“Di media sosial isu viral jadi shortcut mencari solusi. Ini berlanjut dengan koneksi platform media sosial seperti Twitter, Instagram, TikTok dan Facebook,” jelasnya. Seno menambahkan bahwa humas harus rajin memantau isu dan melakukan kurasi dari isu yang terjadi untuk dicari solusi terbaik.

Perlu Sediakan Konten Video

Humas Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) wajib aktif menyediakan konten video untuk para jurnalis. Ini terutama akan bermanfaat bagi konten audio – visual yang diperlukan jurnalis televisi.

Hendrawan Setiawan, reporter senior CNN Indonesia, menyampaikan hal ini dalam pelatihan humas bagi (PTMA) yang digelar oleh Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan Muhammadiyah, Bersama Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, Jumat (1/7/22). Pelatihan yang digelar di Yogyakarta ini diikuti lebih dari 50 humas PTMA.

“Ketika membuat rilis, sediakan rilis dalam bentuk teks, foto dan video. Ini akan memudahkan jurnalis dalam membuat berita,” jelasnya. Hendrawan menambahkan bahwa video tidak perlu diberi watermark dan durasinya jangan terlalu pendek. “Berita tentang penemuan dari dosen dan mahasiswa, dan respon terhadap isu oleh pakar akademis dari kampus menjadi bahan yang menarik yang seharusnya diolah oleh humas kampus,” pesannya. (riz)

Tags: APIK PTMAmedia sosialPTMA
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

UMB Gelar Pelatihan Instruktur Muhammadiyah, Perkuat Perkaderan di Bengkulu
Berita

UMB Gelar Pelatihan Instruktur Muhammadiyah, Perkuat Perkaderan di Bengkulu

11 Maret, 2026
Dosen UM Bandung: Amanah dan Kompetensi Kunci Profesionalisme
Berita

Dosen UM Bandung: Amanah dan Kompetensi Kunci Profesionalisme

11 Maret, 2026
Unismuh Resmi Buka S2 Ilmu Syariah, Perkuat Khazanah Keilmuan 
Berita

Unismuh Resmi Buka S2 Ilmu Syariah, Perkuat Khazanah Keilmuan 

11 Maret, 2026
Next Post
Sertifikasi Kompetensi Semakin Penting di Dunia Kerja

Sertifikasi Kompetensi Semakin Penting di Dunia Kerja

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In