LAMONGAN, Suara Muhammadiyah – Musyawarah tertinggi tingkat daerah persyarikatan Muhammadiyah Lamongan akan diselenggarakan pada tanggal 4-5 Maret 2023 di Universitas Muhammadiyah Lamongan.
Acara pembukaan musyawarah daerah Muhammadiyah Lamongan ke-12 di Universitas Muhammadiyah Lamongan akan dihadiri Bupati Lamongan, Dr.H.Yuhronur Efendi,MBA dan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur Dr.dr.Sukadiono,MM.
Drs. H. Ghufron, M.Ag Ketua Panitia Pemilihan Musyawarah Daerah (Musyda) Muhammadiyah ke-12 telah menetapkan calon sementara Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan periode 2022-2027 sebanyak 66 calon sementara.
‘Ke 66 calon sementara tersebut tertuang dalam SK PDM nomor: 04/KEP/III.0/B/2023,” ujar Sekretaris PDM Lamongan
Adapun kompetensi yang harus dimiliki oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan periode 2022-2027 menurut Ady Sucipto Djaiz, Ketua Tim Penulis buku Sejarah Muhammadiyah Lamongan 1936-2022 menyatakan setidaknya ada 5 kompetensi yang harus dimiliki yakni, pertama: memiliki pemahaman keislaman yang mumpuni, kedua: memiliki ghiroh perjuangan keislaman dan organisasi yang tinggi, ketiga: memiliki keikhlasan yang kuat dalam menjalankan gerakan persyarikatan.
Lanjut Ketua MPI PDM Lamongan ini, keempat: memiliki visi misi yang jelas dalam menahkodai persyarikatan dan kelima: tidak mengedepankan kepentingan pribadi dalam organisasi.
Adapun Sekretaris Umum Korda Fokal IMM Lamongan Matlibur Rifa’, S.HI,M.Pd menyatakan, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan periode 2022-2027 berharap memiliki kompetensi yakni, seorang ulama, yang diharapkan mampu memberi pencerahan keagamaan bagi umat menuju tatanan kehidupan yang rahmatan lil alamin.
“Seorang intelek, jejak rekam akademik dan kemampuan berpikir progresif, diharapkan mampu membawa persyarikatan maju jauh ke depan. Mampu memberi solusi segala permasalahan dengan arif dan bijaksana,” pungkasnya. (Ma’in/FRS)






